Peter Lipede isyaratkan tampil

29 Januari 2009 11:36 WIB Sport Share :

SLEMAN: Pelatih PSS Sleman, Maman Durahman, bisa sedikit bernafas lega menatap pertandingan menghadapi Persis Solo, dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Esia di Stadion Maguwoharjo, sore ini.

    Pasalnya, pemain belakang asal Afrika, Peter Rotirimi Lipede, mengisyaratkan untuk mencabut ancaman mogoknya.

    Peter sendiri enggan berkomentar banyak terkait alasan kenapa dirinya mencabut ancaman mogok yang dilontarkannya sepekan terakhir. Pemain asal Afrika tersebut mengaku tergugah hatinya untuk membantu dan memperkuat barisan belakang skuad Elang Jawa. “Saya akan bermain, mengingat kondisi tim juga membutuhkan saya,” katanya.

    Dengan keputusan bergabungnya kembali Peter Lipede, sejumlah pemain PSS Sleman mengaku optimis mampu memenangkan pertandingan sore ini.

    Kapten tim PSS Sleman, Agus “Grandong” Purwoko mengaku optimis mampu memperoleh kemenangan saat bermain di publik Sleman. “Sejauh ini kami melihat di Persis Solo materi pemainnya maih perlu diwaspadai, terutama Nova Zainal dan Moukwelle, karenanya kami akan bermain dengan maksimal,” terang dia.

    Hal senada disampaikan duet penyerang Elang Jawa, Eka Santika dan Sinangjana. Keduanya mengaku akan memaksimalkan kekuatan untuk menjebol barisan anak didik Edu. “Kami akan berusaha yang jelas cetak gol,” kata Eka Santika dan Sinangjana.

    Sayangnya, dalam pertandingan ini PSS terancam tidak bisa menurunkan pemain asal Afrika lainnya, Ndukwe Felik Obinia, yang akrab dipanggil Felik Ndukwe. Pasalnya, Felik yang berposisi sebagai pemain tengah belum didaftarkan ke Badan Liga Indonesia (BLI).

    Pelatih PSS Sleman, Maman Durahman, menyerahkan sepenuhnya permasalah Felik ini kepada manajemen, meski dia mengakui sangat membutuhkan tenang sanga pemain. Sebab menurutnya, kekuatan Persis Solo yang ditangani Eduard “Edu” Tjong tidak bisa dianggap enteng.

    Untuk mengantisipasi absennya Felik, Maman akan menyiapkan Ilham Asdat. Selain pemain asal Banyumas itu, lini tengah PSS kemungkinan besar akan diisi oleh mantan gelandang Deltras Sidoarjo, Kukuh Andriyono, yang akan dibantu Busari, Slamet Nurcahyo dan Hasan Basri Lohy.

    Strategi yang bakal dimainkan oleh Maman berupa pola permainan 4-4-2. Dimana di bagian belakang, posisi stopper akan diisi oleh Fachrudin Wahyu, back akan diisi oleh Anwarudin dan Agus Purwoko.

    Terpisah, pelatih Persis Solo, Eduard Tjong mengatakan, saat ini kondisi pemain yang dimilikinya prima dan siap untuk bertanding. Namun pihaknya tidak menyangkal jika kekuatan Persis Solo, kali ini sedikit berubah.

    Pasalnya kedua pemain depan, yakni Lintang Trisno Saputro, bekas gelandang Persis U-23, dan Dodi Rusmanto, mantan striker Persis U-23 yang saaat ini keduanya bermain di Persis Solo batal diboyong untuk bermain di Sleman, karena cidera. (Harian Jogja Cetak/Jumali)