KEJURDA BASKET : Basic Tersingkir, Sritex Harap-Harap Cemas

Pemain Basic Solo (kostum putih) mencoba melepaskan diri dari kawalan pemain Semangat Kita Klaten untuk menceploskan bola di GOR Politeknik ATMI Mikael, Selasa (4/7/2017) sore WIB. (JIBI/Solopos - Chrisna Chanis Cara)
05 Juli 2017 03:25 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Kejurda Basket digelar di Solo.

Solopos.com, SOLO — Tim basket Basic Solo dipastikan tersingkir dari Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Basket Kelompok Usia (KU)-18 kategori putra setelah ditaklukkan Semangat Kita Klaten dengan skor tipis 44-46 di penyisihan pool A. Satu-satunya wakil Solo yang tersisa, Sritex, pun masih harus bergantung pada tim lain untuk lolos ke semifinal turnamen.

Sebelum laga di GOR Politeknik ATMI Mikael, Selasa (4/7/2017), Basic memang mengusung misi hampir mustahil untuk melangkah ke semifinal. Tak hanya harus menang, Basic harus unggul dengan selisih minimal 70 poin dari Semangat Kita untuk menjaga peluang menjadi runner up terbaik dari tiga pool yang ada. Namun alih-alih menang, Basic harus menelan kekalahan kedua dari tiga laga yang membuat peluang mereka lolos tertutup.

Sritex pun membutuhkan bantuan Sahabat Semarang jika ingin lolos ke semifinal dengan status runner up terbaik. Sahabat bakal menjalani laga terakhir di pool C saat melawan Kusuma Jaya Pati, Rabu (5/7/2017). Kusuma Jaya yang masih berpeluang lolos tentu bakal ngotot melawan Sahabat yang sudah dipastikan lolos terlebih dulu.

Jika Kusuma Jaya menang, mereka akan memimpin pool C dan membuat Sahabat harus terkualifikasi dengan status runner up terbaik. Skenario ini tentu dihindari Sritex yang mengharapkan Sahabat menang atas Kusuma Jaya.

“Di atas kertas peluang Sahabat memenangi laga lebih besar. Sejauh ini mereka selalu bisa membantai lawan-lawannya,” ujar pejabat Pembinaan Prestasi Perbasi Jawa Tengah, Rahmad Yuli Ardianto, saat ditemui Solopos.com di lokasi turnamen, Selasa petang.

Namun skenario Sahabat “mengalah” pada Kusuma Jaya pun bisa terjadi jika mereka memilih mengistirahatkan pemain inti mereka di laga itu. Ini karena mereka akan langsung menjalani semifinal di hari yang sama yakni Rabu sore. Sahabat tentu berpeluang merotasi pemain untuk menjaga kondisi pemain.

“Sahabat bisa jadi memainkan lapis kedua karena sudah dipastikan lolos. Semua dapat terjadi,” ucap Penanggung Jawab Kejurda Basket KU-18, Icuk Kurniawan.

Sementara itu, semifinal lain berpotensi mempertemukan Kumala Jaya A dan Kumala Jaya B. Perang saudara tim asal Semarang ini dapat terjadi karena mereka telah dipastikan menjadi juara pool masing-masing.

Namun Kumala Jaya A bisa baku bunuh dengan Sahabat di semifinal jika Sahabat akhirnya lolos lewat jalur runner up terbaik. Sahabat sebagai juara bertahan kemungkinan menghindari skenario ini mengingat Kumala Jaya A sangat kuat di fase grup dengan menyapu bersih tiga kemenangan.