MOTOGP 2017 : Jeblok Hingga Paruh Musim, Iannone Tuai Kritik

Andrea Iannone (Motogp.com)
05 Juli 2017 23:25 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Motogp 2017 diwarnai dengan penampilan buruk Andrea Iannone.

Solopos.com, SOLO – Pembalap Suzuci Ecstar, Andrea Iannone, belum menunjukkan performa oke hingga paruh pertama musim Motogp 2017. Pembalap asal Italia itu pun menuai kritik dari legenda Suzuki, Kevin Schwantz.

Musim ini menjadi musim perdana Iannone bersama Suzuki. Dia datang untuk menggantikan posisi yang ditinggal Maverick Vinales yang gabung dengan Movistar Yamaha. Namun, penampilan Iannone justru di luar ekspektasi.

Dari sembilan balapan yang telah dilewati di Motogp 2017, Iannone sudah tiga kali jatuh dan gagal finis. Dia juga dua kali finis di luar zona angka atau tanpa poin. Pencapaian terbaik Iannone pun hanya finis ketujuh di GP Austin.

Hasil itu membuat Iannone kini terdampar di urutan ke-16 klasemen pembalap Motogp dengan koleksi 28 poin. Dia pun akhirnya mendapat kritik dari Schwantz yang menghabiskan kariernya di level tertinggi dengan Suzuki dan menjuarai kelas 500cc pada 1993. Pria asal Amerika Serikat itu menuntut Iannone fokus pada pekerjaannya.

"Saya akan gembira mengatakan kepada dia apa yang kita semua lihat, apa yang semua orang lihat, dan apa yang semua orang pikirkan. Dia mungkin tidak akan senang dengan apa yang dia dengar," kata Schwantz seperti dilansir Autosport, Rabu (5/7/2017).

"Saya berbicara kepada dia di Austin dan dia bilang dia hanya tidak mempercayainya karena motornya tidak mau berhenti, tidak mau start, dan sulit berbelok. Tidak terdengar bagus-bagus amat, tapi dia lumayan di uji coba," sambungnya.

"Di Qatar, dia berduel dengan seseorang [Marc Marquez] di tengah-tengah tikungan, kemampuan berbelok motornya cukup bagus di sana. Dia cuma butuh untuk diminta meneruskan pekerjaannya, meskipun itu adalah pekerjaan yang sulit."

"Gampang bagi dia duduk di kursinya dan melihat motor-motor Ducati tampil bagus seperti saat ini dan bilang 'woah, aku mestinya masih ada di sana'. Jangan lupa, mereka memecat dia, mereka mengusir dia! Anda tidak punya kesempatan itu lagi. Jadi manfaatkan apa yang Anda punya sekarang!" tegas Schwantz.