KEJURNAS TENIS JUNIOR : Para Unggulan Tumbang di Hari Ketiga

Petenis asal Jepara, Zheina Amartya, memukul bola kala menghadapi Carrisa Saltsa asal Cilacap dalam Kejurnas Tenis Junior Detec Open 2017 di Lapangan Tenis Gelora Manahan, Rabu (5 - 7). (Istimewa)
06 Juli 2017 01:30 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Kejurnas Tenis Junior digelar di Kota Solo.

Solopos.com, SOLO – Babak ketiga Kejurnas Tenis Junior Detec Open 2017 yang berlangsung di Lapangan Tenis Gelora Manahan Solo diwarnai kejutan besar, Rabu (5/7/2017).

Di luar dugaan, petenis asal Tulungagung Farrel Zuhdi (peringkat 50 nasional) berhasil menghentikan langkah seeded Kelompok Umur (KU)14 putra, M. Tito Zuhda Irhani dari Blora (peringkat 1 nasional]. Farrel yang menempati unggulan ke-15 itu menang melalui pertarungan super tie break 3-6, 6-0, 12-10.

“Ini pertandingan yang berat. Lawan saya [Tito] itu peringkat 1 nasional. Pukulan dia sulit dikembalikan. Dia juga punya strategi yang baik, terutama dalam menempatkan bola. Beberapa kali saya kesulitan menjangkau bola pukulan dia,” ujar Farrel saat ditemui Solopos.com seusai pertandingan.

Selain Tito, Julio (peringkat 11 nasional) yang menjadi unggulan ketiga juga dikalahkan M. Aldi (peringkat 19 nasional) yang menjadi unggulan kelima. M. Aldi mampu menyudahi perlawanan Julio dengan skor 6-3, 6-3.

Di sektor putri, Rifda Hanifah Az Zahra dari Jember juga menyuguhkan kejutan dengan menggusur unggulan kedua asal Pati, Diah Ayu Novita, 6-2, 6-1. Pada babak perempatfinal, petenis yang bercokol di peringkat nasional ke-42 itu bakal terlibat duel sesama non-unggulan dari wakil Bantul, Latifasih Maharani, yang sukses menekuk seeded kedelapan, Taura Lady Sofike, dari Blitar dengan skor 6-3, 6-3.

Sejumlah petenis unggulan juga mampu bertahan dari sergapan lawan. Kholisa Siti Maisaroh, petenis dari Kudus yang menempati seeded kedua KU 12 putri mampu mengalahkan Melati Riezqia Khan dari Jepara dengan skor 8-1. Di perempatfinal, siswi kelas VI SD 1 Karanganyar Demak itu akan meladeni unggulan kelima dari Riau, Naura Nur Azizah.

Kemenangan juga berhasil diraih unggulan kedelapan KU 16 putri, Zheina Amartya, dari Jepara. Siswi kelas IX SMP Negeri 1 Pecangaan itu mengatasi perlawanan wakil Cilacap, Carrisa Saltsa Hardaning 6-4 6-3. Di babak delapan besar, Zheina bakal menguji ketangguhan seeded ketiga, Fatima Wardoyo dari Semarang.

“Kami sudah sangat sering berhadapan di lapangan, saya siap saja untuk pertandingan besok. Namun saya optimistis bisa terus melaju karena di pertemuan terakhir awal tahun ini, saya mengalahkan Fatima di Pati,” tutur remaja kelahiran 19 Oktober 2002 ini.

Selain nomor tunggal, turnamen yang digagas Deddy Prasetyo Tennis Club (Detec) ini mulai menggelar babak awal pertandingan ganda. “Hampir semua petenis yang turun di nomor tunggal juga mengikuti pertandingan ganda,” papar Direktur Turnamen Detec Open 2017, Anshari Nursida di lokasi kejuaraan.