Tim Bulu Tangkis Indonesia Diuji di Selandia Baru Sebelum ke SEA Games 2017

Susy Susanti (Badmintonindonesia.org)
09 Juli 2017 17:25 WIB Redaksi Solopos Sport Share :

Indonesia menyiapkan pemain-pemain bulu tangkis untuk tampil di SEA Games 2017.

Solopos.com, JAKARTA – PBSI terus memantapkan para atletnya yang tampil di SEA Games 2017. Salah satunya dengan mengikutkan para atlet pada ajang Selandia Baru Open 2017 di Auckland, pada 1-6 Agustus 2017 mendatang.

"Kami mengikutsertakan mereka ke turnamen di Selandia Baru agar mereka semakin percaya diri sebelum mengikuti SEA Games. Kejuaraan Selandia Baru itu juga menambah poin peringkat dunia mereka karena sejak Juni hingga Juli 2017 tidak ada turnamen bagi mereka," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti, Minggu (9/7/2017).

Indonesia sendiri menurunkan 10 atlet putra dan 10 atlet putri pada SEA Games 2017. Susy mengatakan mereka akan terus mematangkan aspek teknik dan memperkuat fisik mereka hingga mengikuti turnamen tingkat Grand Prix Gold di Selandia Baru itu.

"Saya juga meminta atlet untuk menjaga motivasi, mental bertanding mereka, selain menjaga fisik untuk menghindari cedera," kata Susy yang juga menjadi Manajer Tim Bulu Tangkis Indonesia di SEA Games.

Susy mengaku belum menerapkan sistem bermain rangkap pada tim SEA Games 2017 menyusul fokus sistem itu untuk atlet-atlet pelatnas tingkat pratama.

"Tujuan kami menerapkan sistem itu untuk menyiapkan atlet pada Asian Games 2018 dan Olimpiade Tokyo 2020. Penerapan atlet bermain rangkap pada kejuaraan-kejuaraan terbuka hanya sebagai pemantauan mereka karena atlet-atlet luar negeri juga melakukan hal yang sama," kata Susy.

Sepuluh atlet putra tim bulu tangkis Indonesia yaitu Jonatan Christie, Ihsan Maulana Mustofa, Muhammad Bayu Pangisthu, Firman Abdul Kholik, Berry Angriawan, Hardianto, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Hafiz Faisal, dan Edi Subaktiar..

Sementara, sepuluh altet putri tim bulu tangkis Indonesia adalah Fitriani, Dinar Dyah Ayustine, Hanna Ramadini, Gregoria Mariska, Greysia Polii, Apriani Rahayu, Rosyita Eka Putri Sari, Ni Ketut Mahadewi Istarani, Shela Devi Aulia, dan Gloria Emanuelle Widjaja.