FORMULA ONE 2017 : Kontroversi Start Iringi Kemenangan Bottas di GP Austria

Valtteri Bottas (JIBI/REUTERS - Aly Song)
09 Juli 2017 22:30 WIB Adib Muttaqin Asfar Sport Share :

Valtteri Bottas kembali berkibar di Formula One 2017 setelah menang di GP Austria. Namun, ada kontroversi saat start.

Solopos.com, SPIELBERG -- Lagu kebangsaan Finlandia akhirnya berkumandang lagi di Formula 1 (F1) musim ini setelah Valtteri Bottas memenangi GP Austria di Red Bull Ring, Minggu (9/7/2017) malam WIB. Pembalap kedua Mercedes ini sukses mengungguli Sebastian Vettel yang hampir menyalipnya di lap-lap terakhir.

Namun kemenangan kedua Bottas tahun ini itu sedikit ternoda dengan kontroversi jump start yang melibatkannya. Bottas yang meraih pole position melakukan start dengan sangat baik untuk mengungguli Vettel saat memasuki tikungan pertama. Meski demikian, start brilian itu sempat diinvestigasi oleh race director karena terindikasi jump start. Investigasi ini menyusul laporan Vettel melalui radio pada pengawas lomba.

Mercedes jelas ketar-ketir karena saat itu Bottas masih nyaman memimpin hingga pertengahan balapan. Namun Bottas akhirnya lolos dari penalti setelah race director menyatakan tak ada aksi ilegal dari sang pembalap.

Fakta rider 27 tahun itu bergerak 0,2 detik lebih cepat sebelum lampu start padam dinilai tak cukup untuk memberikannya hukuman penalti. “Dia jelas mendahului [start], 100%,” canda Vettel kepada peraih posisi tiga, Daniel Ricciardo, seperti dilansir Autosport, Minggu.

Terlepas dari kontroversi yang muncul, penampilan Bottas di Red Bull Ring memang sangat prima. Eks pembalap Williams itu bisa dibilang tak tersentuh sejak awal lomba meski di akhir balapan sempat ditempel Vettel. Ini menjadi kemenangan kedua Bottas setelah sebelumnya dia sukses menjadi yang tercepat di GP Rusia.

“Saya sedikit mengalami déjà vu seperti di Rusia. Di lap terakhir, ada pelepuhan yang masif di ban belakang kiri saya. Ini sangat tricky. Namun akhirnya kami melakukan pekerjaan yang bagus,” ucap Bottas.

Kemenangan Bottas ini pun bermakna ganda bagi Mercedes. Di satu sisi, Bottas mulai meramaikan persaingan juara dunia dengan tambahan 25 poin. Dia kini tinggal berjarak 35 poin dari Vettel di pucuk klasemen sementara. Namun di sisi lain, Vettel yang finis sebagai runner up sukses menjauh dari rival terdekatnya di klasemen, Lewis Hamilton.

Hamilton harus puas berada di posisi empat menyusul penalti mundur lima grid yang diterimanya di kualifikasi. “Saya cukup senang berada di peringkat dua. Yang terpenting saya telah berjuang dan membaur dengan mobilku,” ucap Vettel.

Tokopedia