BULU TANGKIS INDONESIA : PB Djarum Cari Calon Juara Dunia di Solo

10 Juli 2017 13:47 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Bulu tangkis Indonesia diwarnai dengan PB Djarum yang mencari bibit muda.

Solopos.com, SOLO – PB Djarum kembali melanjutkan rangkaian audisi umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2017. Setelah pada Maret hingga Mei 2017 lalu menjaring bibit pebulutangkis lewat audisi umum di tiga kota di luar Pulau Jawa yakni Pekanbaru, Banjarmasin dan Manado, kini PB Djarum melanjutkan pencarian atlet muda bermental juara di Kota Solo dan Cirebon. Audisi umum di Solo akan berlangsung pada 22–24 Juli 2017.

Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi mengungkapkan alasan mengapa Kota Solo kembali menjadi salah satu tuan rumah audisi umum di Jawa Tengah. Selain antusiasme masyarakatnya terhadap bulu tangkis yang demikian tinggi, Kota Batik ini juga memiliki tradisi panjang menghasilkan pebulutangkis berprestasi bagi Indonesia.

“Sejak dulu Solo terus melahirkan pebulutangkis dengan prestasi tingkat dunia. Kita berharap pada tahun ini, adik-adik pebulutangkis dari Solo mampu meneruskan tongkat estafet tradisi juara PB Djarum dan juga prestasi bulu tangkis Indonesia,” papar Fung, Jumat (7/7/2017).

Fung menjelaskan, Solo kerap menjadi acuan dalam peta kekuatan bulu tangkis di Indonesia. Sejumlah legenda bulu tangkis Indonesia lahir dan berkembang di Kota Solo. Sebut saja nama-nama besar seperti Joko Supriyanto yang menjadi Juara Dunia Tunggal Putra 1993, Icuk Sugiarto Juara Dunia Tunggal Putra 1983 serta Bambang Suprianto Juara Ganda Putra All England 1994.

“Audisi umum di Solo pada tahun lalu semangat dan antusiasme masyarakatnya sangat luar biasa. Kami berharap di audisi umum kali ini, para peserta yang mendaftar bisa tampil lebih baik lagi, punya semangat juang tinggi, serta mental juara,” ujar Fung.

Guna mendapatkan bibit atlet dengan potensi terbaik, PB Djarum bakal menerjunkan tim pencari bakat yang merupakan legenda bulutangkis Indonesia dan para pelatih PB Djarum. Mereka adalah Sigit Budiarto, Hariyanto Arbi, Hastomo Arbi, Alvent Yulianto, Yuni Kartika, Engga Setiawan, dan Basri Yusuf. Para pencari bakat ini akan menjadi mata dan telinga PB Djarum dalam menjaring pemain dengan potensi dan bakat yang mumpuni.

Fung menambahkan, pada ajang audisi umum ini, PB Djarum akan fokus mencari atlet putra dan putri dari kelompok U-11 dan U-13. Berbeda dengan audisi pada tahun-tahun sebelumnya yang terbagi dalam dua kelompok usia, U-13 dan U-15. Pembinaan atlet di usia dini yang dimulai di klub diharapkan mampu melahirkan para pebulutangkis dengan kemampuan terbaik dan meraih prestasi maksimal di masa depan.

Audisi umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2017 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan kategori U-11 dan U-13. Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman www.pbdjarum.org atau dengan mendaftarkan diri secara langsung di GOR setiap kota audisi. Peserta diwajibkan mendaftar ulang satu hari sebelum tahap seleksi (H-1) sesuai kota audisi pilihannya.