Audisi Beasiswa Djarum, 600 Pebulutangkis Muda Siap Unjuk Gigi di Karanganyar

JIBI/Solopos/Chrisna Chanis CaraTim pemandu bakat PB Djarum, Sigit Budiarto (kiri), didampingi Bupati Juliyatmono (kedua dari kiri) memberi penjelasan dalam jumpa pers Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2017 di GOR R.M. Said, Karanganyar, Jumat (21/7 - 2017).
22 Juli 2017 01:30 WIB Tri Wiharto Sport Share :

Audisi beasiswa Djarum bulu tangkis bakal digelar di Karanganyar.

Solopos.com, KARANGANYAR — Sebanyak 600 pebulu tangkis muda siap bersaing dalam ajang Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2017 yang digelar di GOR R.M. Said, Karanganyar, Sabtu-Senin (22-24/7/2017).

Jumlah peserta tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang tur Audisi Djarum di empat kota di Indonesia tahun ini. Tim pemandu bakat Djarum meyakini akan muncul bintang baru dari audisi di Karanganyar kali ini.

Selain dari Jawa, perserta audisi edisi ini juga berasal dari Bengkulu, Gorontalo, hingga Mimika, Papua. Antusiasme tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi PB Djarum yang serius mencari calon juara dunia dari penjaringan atlet kelompok usia (KU) 11 tahun dan 13 tahun.

“Jumlah peserta audisi di Karanganyar luar biasa. Sebagai perbandingan, di tiga kota sebelumnya [Pekanbaru, Manado dan Cirebon] total peserta audisi sebanyak 939 orang,” ujar Budi Darmawan, Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, dalam jumpa pers di GOR R.M. Said, Jumat (21/7/2017) sore WIB.

Dalam audisi nanti, PB Djarum akan memberi kesempatan setiap pemain untuk bertanding selama lima menit. Kali ini tim pemandu bakat PB Djarum lebih menitikberatkan pada bakat dan potensi pemain ketimbang hasil akhir saat audisi.

“Belum tentu yang menang di laga audisi lebih baik. Kami akan lebih jeli melihat potensi anak-anak, bahkan yang kalah pun bisa saja lolos asal menyimpan bakat tertentu,” ujar legenda bulu tangkis Indonesia, Sigit Budiarto.

Meski demikian PB Djarum memastikan super tiket tetap untuk tunggal putra yang mencapai semifinal dan tunggal putri yang mencapai final audisi di masing-masing KU. Disinggung kuota super tiket yang bakal diberikan di audisi Karanganyar, Sigit belum bisa memastikan.

Sejauh ini PB Djarum sudah memberikan 45 super tiket bagi peserta audisi di tiga kota sebelumnya. “Bisa ada, bisa tidak ada sama sekali. Patokan kami bukan angka, tapi potensi atlet muda,” ucapnya.

Bupati Karanganyar yang juga Ketua PBSI Karanganyar, Juliyatmono, menyambut baik pihak Djarum yang menggelar audisi di Karanganyar. “Semoga kegiatan ini semakin memacu bibit-bibit muda di Karanganyar dan sekitarnya untuk makin mencintai bulutangkis,” tutur Juliyatmono.