SEA GAMES 2017 : PBSI Andalkan 3 Nomor Sebagai Lumbung Emas

Susy Susanti (Badmintonindonesia.org)
15 Agustus 2017 20:25 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

SEA Games 2017 akan diikuti oleh para pebulu tangkis Indonesia.

Solopos.com, JAKARTA – PBSI akan mengandalkan tiga nomor untuk mendulang emas di SEA Games 2017 cabang bulu tangkis. Ketiga nomor itu adalah beregu putra, ganda putra dan tunggal putra.

Hal itu diutarakan Manajer Tim SEA Games 2017, Susy Susanti. Susi menilai ketiga nomor itu memiliki peluang yang lebih besar dibanding lainnya. Apalagi, konsentrasi PBSI juga tengah terpecah karena ada ajang lain yang berbarengan dengan SEA Games 2017 yakni Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017.

Akibatnya, PBSI pun membagi dua kelompok untuk dua ajang tersebut. SEA Games 2017 sendiri berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, dan cabang olahraga bulu tangkis akan dimainkan pada 22–29 Agustus 2017. Pertandingan beregu akan dimainkan lebih dulu baru dilanjutkan perorangan.

Tim beregu putra Indonesia pada dua tahun silam berhasil meraih medali emas. Tahun ini, tim yang dimotori oleh Jonatan Christie ini pun berpeluang mempertahankan gelar. Jonatan memang memikul tugas yang cukup berat di ajang pesta olahraga se Asia Tenggara ini, di perorangan, Jonatan juga diharapkan dapat meraih emas.

Susy menyebut nomor ganda putri juga sebetulnya punya peluang. Apalagi dengan masuknya nama Greysia Polii ke tim putri. Berpsangan dengan Apriani Rahayu, Greysia mampu menyabet gelar Thailand Open Grand Prix Gold 2017.

“Kans kita memang besar di beregu putra, dan memang target emas salah satunya dari nomor ini. Untuk beregu putri, kami fokus dulu sampai ke semifinal, di ganda putri ada pasangan Greysia/Apriani yang saya rasa bisa diandalkan,” kata Susy seperti dilansir Badmintonindonesia.org, Selasa (15/8/2017).

“Greysia adalah pemain senior yang sudah berpengalaman, sedangkan Apriani mulai bisa mengimbangi seniornya, mereka juga sudah juara di turnamen level grand prix gold,” tambahnya.

Pada SEA Games 2015 di Singapura, tim bulutangkis Indonesia menjadi juara umum dengan raihan medali terbanyak yaitu sembilan medali. Medali emas dipersembahkan tim beregu putra, pasangan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi serta pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto.

Sedangkan medali perak datang dari Hanna Ramadini dan pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Dua pasangan ganda putri, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani dan Suci Rizki Andini/Maretha Dea Giovani membawa pulang medali perunggu. Dua medali perunggu juga disumbangkan tim beregu putri dan pasangan ganda campuran Riky Widianto/Richi Puspita Dili.

“Kami tidak memikirkan soal juara umum, yang paling penting target tiga emas terpenuhi dulu. Tetapi ini kan gengsi negara, siapapun pasti ingin jadi juara umum, kami pun ingin,” pungkas Susy.

Tokopedia