KEJURNAS ATLETIK : Solo Unggulkan Nomor Beregu

Penampilan salah satu atlet lompat jauh di Kejurnas Atletik Jateng Open di Stadion Sriwedari Solo, Minggu (20/8/2017). (JIBI/Solopos - Moh. Khodiq Duhri)
21 Agustus 2017 01:30 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Kejurnas Atletik digelar di Kota Solo.

Solopos.com, SOLO — Wakil Solo belum bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya pada hari pertama Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik Jateng Open di Stadion Sriwedari, Minggu (20/8/2017).

Meski berstatus tuan rumah, sebagian besar wakil Solo yang bermain di nomor tunggal kalah bersaing di babak penyisihan. Empat pelari estafet putri (4x400 meter) yakni Surani, Ashyasmiae Amiral, Yuyun Pradesa dan Laila Khoir Rizqi sempat membawa angin segar setelah lolos dari babak penyisihan. Namun, di babak final mereka harus mengakui kekalahan setelah finis di urutan keenam.

“Sebenarnya para pelari estafet kita memiliki catatan waktu yang bagus. Tapi, mereka masih punya kelemahan dalam teknik penyerahan tongkat,” ujar pelatih tim atletik Solo, Slamet Widodo, saat ditemui Solopos.com di lokasi, Minggu.

Slamet mengakui, kebanyakan atlet dari Solo memang tidak diunggulkan di nomor tunggal. Hanya Surani yang diharapkan mampu mendulang emas di nomor sapta lomba. Surani merupakan satu-satunya altet berpengalaman dari Solo yang beberapa kali mencicipi atmosfer kompetisi setingkat kejurnas.

“Surani memang menjadi tumpuan kami. Atlet lain masih muda-muda. Mereka baru menjalani debut di kejurnas ini. Target saya, mereka bisa memperbaiki catatan waktu dan menambah jam terbang,” ucap Slamet.

Slamet juga tidak menaruh harapan tinggi pada atlet putra yang bermain untuk nomor individu. Dia mengakui di atas kertas, lawan yang dihadapi mereka jauh lebih kuat. Slamet hanya berharap para atlet putra ini bisa berbicara banyak saat tampil di nomor beregu.

“Untuk individu itu sangat sulit bersaing. Ini karena atlet andalan kami yakni Sika Budin tidak bisa diturunkan karena masih cedera. Untuk nomor beregu masih bisa diandalkan. Kebetulan nomor beregu atlet putra belum dipertandingkan di hari pertama,” jelas Slamet.

Tokopedia