Lewat Pelatihan Pembuatan Busur Panah, Kemenpora Dorong Industri Olahraga di Solo

Solopos.com/Moh. Khodiq DuhriSejumlah peserta mengikuti pelatihan membuat busur panah yang digelar Kemenpora di Puri Kencana Hotel Lorin, Colomadu, Karanganyar, Kamis (24/8 - 2017).
25 Agustus 2017 16:05 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Kemenpora dorong industri olahraga di Kota Solo.

Solopos.com, KARANGANYAR — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendorong pertumbuhan industri olahraga di Indonesia salah satunya dengan menyelenggarakan pelatihan pembuatan busur panah.

Tak kurang dari 50 warga mengikuti pelatihan membuat busur panah di Puri Kencana Hotel Lorin, Colomadu, Karanganyar, Kamis-Senin (24-28/8/2017). Kabid Industri dan Promosi Olahraga Kemenpora, M. Gajah Nata Surya, mengatakan peserta pelatihan itu terdiri atas mantan atlet olahraga, penyandang difabel, pemuda putus sekolah, santri pondok pesantren, dan lain-lain. Menurut Surya, ini kali kedua pelatihan digelar Kemenpora. Pelatihan serupa juga pernah digelar tahun lalu.

“Pada tahun ini, kami merencanakan ada delapan kali pelatihan. Ini pelatihan kedua pada tahun ini. Sebelumnya, kami menggelar pelatihan membuat bola di Bogor. Setelah di Solo, kami berencana menggelar pelatihan serupa di Sidoharjo, Medan, Makasar dan lain-lain,” ujar Surya saat ditemui wartawan di lokasi pelatihan.

Selain bola dan busur panah, Kemenpora juga merencanakan pelatihan membuat kok, bola takraw, net takraw, dan kerajinan tangan olahraga lainnya. Pelatihan membuat busur panah itu dipandu pengrajin asal Pemalang, Choirul Anam. Sudah empat bulan terakhir, Choirul menggeluti usaha produksi busur panah berbahan dasar kayu, pipa peralon, dan bambu.

Busur panah buatan Chairul sudah banyak dipesan oleh konsumen di luar kota. “Dalam uji coba, busur itu bisa melepaskan anak panah sejauh 150 meter,” papar Anam saat ditemui di lokasi pelatihan.