KEJUARAAN DUNIA BULU TANGKIS : 2 Wakil Indonesia ke Final

Mohammad Ahsan - Rian Agung Saputro (Badmintonindonesia.org)
27 Agustus 2017 15:55 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 diwarnai dengan Ahsan/Rian dan Tontowi/Liliyana yang lolos ke final.

Solopos.com, GLASGOW — Indonesia di ambang meraih dua gelar juara di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dam Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro sukses menembus babak final.

Di semifinal, Owi/Butet membereskan perlawanan wakil Hong Kong, Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah, dua game langsung, 21-16, 21-13. Sedangkan Ahsan/Rian menang mudah atas pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan skor 21-12, 21-15.

Lolosnya Ahsan/Rian ke partai puncak bisa dibilang sensasi tersendiri. Menjadi nonunggulan, pasangan anyar Indonesia ini mampu melibas unggulan pertama asal Tiongkok, Li Jinhui/Liu Yuchen, serta Takeshi/Keigo yang notabene unggulan keempat.

Ahsan/Rian bahkan hanya butuh waktu 37 menit untuk mengandaskan Kamura/Sonoda. Kemenangan mereka atas pasangan Jepang itu sekaligus membalas kekalahan di pertemuan sebelumnya.

“Kami bersyukur bisa melaju sejauh ini. Kami memulai dari bawah. Berkat kerja keras pelatih dan tim, kami bisa,” ujar Ahsan seperti dilansir Badmintonindonesia.org, Sabtu (26/8/2017) malam.

Rian menyebut kunci kemenangannya bersama Ahsan adalah tidak terbawa permainan cepat lawan. Permainan dengan tempo tinggi memang menjadi ciri khas dan kesukaan Kamura/Sonoda. “Kami memberi pressure kepada Kamura/Sonoda. Mereka tak bisa mengembangkan permainan,” lanjut Ahsan.

Dengan kemenangan ini, Ahsan akan menjalani final ketiga di ajang kejuaraan dunia. Dua final lain dicapainya saat berpasangan dengan Hendra Setiawan di Guangzhou tahun 2013 dan di Jakarta tahun 2015. Di final kali ini, Ahsan/Rian akan berhadapan dengan Liu Cheng/Zhang Nan (Tiongkok).

Di sisi lain, Tontowi/Liliyana terus menunjukkan performa ciamik seusai menjuarai Indonesia Open beberapa waktu lalu. Kemenangan atas Lee/Chau membawa mereka berpeluang meraih gelar kedua di kejuaraan dunia. Empat kemenangan dari enam pertemuan dengan Lee/Chau tampaknya cukup buat Owi/Butet untuk mengetahui kelemahan lawan.

Di Kejuaraan Dunia edisi kali ini, Lee/Chau berpredikat pasangan kejutan. Mereka mengalahkan unggulan kedua, Lu Kai/Huang Yaqiong di perempat final. Owi/Butet sendiri akan menantang unggulan pertama Zheng Siwei/Chen Qingchen di babak final.

“Kami ingin juara dunia lagi, kami ingin usaha yang terbaik. Kami tidak berpikir soal menang atau kalah, yang penting keluarkan kemampuan terbaik,” ujar Tontowi.