POPDA SOLO : 324 Pesilat Muda Unjuk Kebolehan

Dua pesilat tingkat SMP bertanding di babak penyisihan turnamen pencak silat Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Solo di Gelanggang Pemuda Bung Karno, Manahan, pada Senin (4/9/2017). (JIBI/Solopos - Moh. Khodiq Duhri)
05 September 2017 01:30 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Popda Solo memainkan cabang pencak silat.

Solopos.com, SOLO — Sebanyak 324 pesilat muda unjuk kebolehan pada turnamen pencak silat Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Solo di Gelanggang Pemuda Bung Karno, Manahan, pada Senin-Rabu (4-6/9/2017).

Koordinator turnamen silat Popda Solo, Asruri, mengatakan 324 pesilat muda itu terdiri atas 181 pesilat SMP/MTs dan 143 pesilat SMA/SMK baik negeri maupun swasta. Pada hari pertama, panitia menggelar 36 partai yang terbagi dalam dua gelanggang masing-masing untuk SMP/MTs dan SMA/SMK.

“Pada hari pertama itu, peserta langsung memasuki babak penyisihan. Saking banyaknya peserta, kami harus membatasi waktu bertanding. Dua babak pertandingan berlangsung dalam waktu satu menit kotor. Artinya, bila wasit menghentikan pertandingan karena suatu hal, waktu tetap berjalan. Pemenangnya ditentukan berdasar perolehan poin oleh para juri,” terang Asruri saat ditemui Solopos.com di lokasi.

Di babak penyisihan, dua wakil dari MAN 1 Solo masing-masing Faiz Abdullah dan Faqih Burhan mampu mengatasi perlawanan wakil SMK Pancasila Ilyas Baharudin dan wakil SMKN 8 Seto. Wakil SMAN 3 Aditya Deny Isworo yang mengenakan sabuk biru mampu mengalahkan wakil SMK BK yang mengenakan sabuk merah Aji Anang.

Wakil SMAN 8 Sakti mampu mengeleminasi wakil SMA Al Islam 1 Daud Akhyari. Wakil SMA Muhammadiyah 1 M. Reza Fahrinsyah mampu mengalahkan wakil dari SMK Warga Indra Aji. Deni Wahyu dari MA Al Islam Jamsaren mampu menjungkalkan wakil SMAKN 3 Muh. Ammar.

“Kami mempertandingkan lima kelas berbeda untuk pesilat putra dan empat kelas untuk pesilat putri,” terang Asruri.

Tokopedia