AUDISI BULU TANGKIS DJARUM : Belum Ada Pemain Tercoret di Hari Perdana

Audisi Bulu Tangkis Djarum (JIBI/Solopos - Hanifah Kusumastuti)
09 September 2017 03:00 WIB Hanifah Kusumastuti Sport Share :

Audisi bulu tangkis Djarum digelar didikuti 131 peserta.

Solopos.com, KUDUS – Sebanyak 131 peserta Final Audisi Beasiswa Bulu Tangkis Djarum 2017 dipastikan lolos dalam tahap pertama di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jumat (8/9). Artinya, belum ada peserta yang dicoret dari final audisi hari pembuka itu.

Sebenarnya ada 139 atlet yang lolos ke grand final. Namun 7 atlet tidak mengikuti registrasi ulang karena berbagai alasan. Sebanyak 131 peserta ini pun akan melanjutkan perjuangan untuk menjadi atlet PB Djarum pada hari kedua tahap final, Sabtu (9/9/2017).

Dalam final audisi hari perdana, Jumat, rata-rata pemain bertanding dua kali, masing-masing pada pagi dan sore. Dalam setiap pertandingan ada seorang wasit yang menilai. Tapi, menang-kalah dalam final audisi ini tidak menjadi patokan tim penilai. Juri menentukan lolos atau tidaknya mereka ke tahap selanjutnya pada didasarkan panda insting pelatih, dengan mengacu pada beberapa faktor seperti skill dan mentalitas bertanding.

"Tolok ukurnya sangat relatif bahkan cenderung subyektif (jika dilihat dari kaca mata) sebagai awam. Jadi sebagai pelatih kami punya insting, kira-kira mana atlet yang bisa berkembang mana yang tidak," jelas Manaje PB Djarum, Fung Permadi, di hadapan wartawan, Jumat.

Meski demikian, standar umum untuk teknik dan permainan tidak dilupakan tim penilai. "Seperti memegang raket, harus betul, cara mukul betul," jelasnya.

enurut Fung, tim penilai harus bisa menimbang antara kelebihan dan kelemahan peserta. Jika nilai plus dari sang atlet lebih banyak dari kelemahannya, maka dia memiliki potensi untuk diikutkan ke tahap berikutnya.

PB Djarum akan menentukan menyaring terus 131 peserta final audisi hingga hari terakhir, Minggu (10/9/2017). Hanya sekitar 40 orang yang akan terpilih masuk ke tahap karantina. "Kami memang tidak pernah menentukan kuota, standarnya setiap tahun berbeda, tergantung kualitas pesertanya. Namun kira-kira akan ada 40-an yang masuk karantina," urai Fung.

Peserta yang masuk tahap karantina pun belum bisa dijamin lolos sebagai atlet PB Djarum. Dari karantina itu pelatih masih akan melihat konsistensi dan karakter calon atlet Djarum. "Dari tahun-tahun sebelumnya ada sekitar 20-an anak yang akhirnya lolos masuk sebagai atlet PB Djarum," ungkapnya.

Itu berarti, wakil-wakil dari Soloraya di final audisi ini juga masih bisa memamerkan kebolehan mereka pada hari kedua, Sabtu. Ada sembilan  pebulu tangkis yang Soloraya yang mengikuti final audisi ini. Mereka lolos ke grand final setelah lolos dari audisi di salah satu dari delapan kota.

"Senang masih bisa mengikuti hari kedua, semoga besok bisa lolos lagi," ujar Atresia Naufa Candani dari Kadipiro, Solo.