MOTO GP 2017 : Cemerlang di Aragon, Rossi Panen Pujian

25 September 2017 17:25 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Moto GP 2017 diwarnai dengan Valentino Rossi yang tampil oke meski baru sembuh dari cedera.

Solopos.com, ALCANIZ – Valentino Rossi berhasil finis di posisi kelima Moto GP Aragon 2017. Hasil itu membuat pembalap Movistar Yamaha tersebut mendapat banyak pujian dari para pembalap lainnya.

Ya, mereka takjub dengan kehebatan Rossi yang mampu finis di posisi kelima GP Aragon, Minggu (24/9/2017), meski baru sembuh cedera. The Doctor mengalami patah tulang saat latihan motorcross. Dia kala itu diprediksi absen hingga sebulan.

Rossi sendiri sudah melewatkan balapan di seri San Marino. Dia juga sempat diragukan bisa tampil di Aragon. Bahkan Yamaha sudah menyiapkan pembalap penggantinya. Namun, Rossi nyatanya pulih lebih cepat meski kondisinya belum 100 persen.

Terbukti, di latihan bebas Aragon Rossi hanya mampu berada di posisi ke-18 dan ke-20. Hasil di latihan bebas itu sudah banyak yang memprediksi, pasalnya Rossi sudah kembali menunggangi motor 18 hari setelah cedera.

Tapi, saat kualifikasi Rossi tampil oke. Dia berhasil menduduki posisi ketiga start, berbanding terbalik saat latihan bebas. Dia pun akhirnya menuntaskan balapan di posisi kelima, setelah sempat kompetitif di awal balapan. Dia pun menuai pujian dari para rival.

"Bisa berada di sini setelah fraktur semacam itu saja sudah luar biasa. Saya rasa tak ada satupun yang pernah melakukannya. Juga luar biasa bahwa dia cuma 0,5 detik di belakang Vinales, dengan motor yang sama dan cedera ini. Talentanya membuat perbedaan saya rasa," ungkap pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, seperti dilansir dikutip Crash.net.

Pujian juga datang dari rekan setim Marquez, Dani Pedrosa. "Tentunya, seperti yang Marc katakan, bisa pulih cepat dari cedera semacam itu saja sudah luar biasa. Tentu saja tiap cedera, setahu saya berbeda-beda. Meskipun cederanya terlihat sama, terkadang Anda pulih lebih lambat dan tak tahu kenapa," ujarnya.

Mantan rekan setim Rossi, Jorge Lorenzo, juga takjub dengan penampilan Rossi. "Performanya sudah impresif sepanjang akhir pekan. Cara dia di kualifikasi kemarin, tapi khususnya cara dia pulih. Situasinya berbeda, tubuh seorang yang berusia 38 tahun dan tubuh seorang yang usianya 15 tahun," kata Lorenzo.

"Saya rasa dia merasa lebih baik dari hari ke hari, dan seperti yang Marc bilang, dia cuma finis nol koma sekian detik dari Vinales, di sirkuit yang bukan favoritnya. Sangat impresif," sambungnya.

Vinales sendiri bahkan sempat berpikir Rossi akan menjadi juara di GP Aragon. "Ketika saya melihatnya ada di baris depan, saya pastinya sempat berpikir dia akan menang. Kalau dia tangguh di awal balapan, saya bisa membayangkan dia juga tangguh di fase akhir karena tak ada yang bisa setangguh Valentino di akhir balapan," papar dia.

"Tapi dia mulai kehilangan kecepatan, banyak mengalami selip. Kami mengalami masalah yang sama, jadi pastinya kami harus memperbaiki itu di motor kami," tutup Vinales.

Tokopedia