Solo Raih Juara Umum III di Ajang Bandung Taekwondo Invitation

Para atlet taekwondo Solo menunjukkan piala setelah meraih Juara Umum III di Kejuaraan Bandung Taekwondo International Invitation 2017 yang digelar di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Minggu (24 - 9). (Istimewa)
26 September 2017 13:55 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Bandung Taekwondo Invitation diikuti atlet asal Solo.

Solopos.com, BANDUNG – Cabang olahraga taekwondo Solo mampu meraih Juara Umum III di Kejuaraan Bandung Taekwondo International Invitation 2017 yang digelar di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Sabtu-Minggu (23-24/9/2017).

Solo mampu memborong enam medali emas, tiga medali perak dan empat medali perunggu. Bahkan, salah satu taekwondoin Solo, Thika Rachmania, dinobatkan sebagai atlet terbaik putri dari kejuaraan itu.

"Solo menjadi Juara Umum III di bawah Cibinong dan SKO [sekolah khusus olahraga] Ragunan," ujar Kepala Bidang Prestasi, Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (TI) Solo, Ali Sholikin, saat dihubungi Solopos.com, Senin (25/9/2017).

Enam medali emas itu masing-masing disumbangkan Calista Angdipa Sinatra (kategori Super Cadet A Under 23 kg putri), Rafael Angdipa Sinatra (kategori Super Cadet B Under 32 kg putra), Thika Rachmania (kategori Super Cadet C Under 37 kg putri), Rizky Ramadhani (kategori Super Cadet C Over 45 kg putra), Pradinda Puspa Rinjani (kategori Cadet Under 41kg putri) dan Iga Gitanasti Maylissa (kategori Cadet Under 37kg PI).

Tiga medali perak masing-masing disumbangkan Carlos Josa Moreno (kategori Super Cadet B Under 26 kg putra), Laurensius mahendra wisnu (kategori Super Cadet B Under 34 kg putra) dan Aditya Darmawan (kategori Super Cadet C Under 31 kg putra).

Sementara empat medali perunggu masing-masing disumbangkan Laurencia Destawinda (kategori Cadet Under 33 kg putri), Amay Lia Rosa (kategori Junior Under 44 kg putri), Tabitha Firyal Zulfani (kategori Junior Under 46 kg putri) dan Denta Bayu Saputra (kategori Cadet Under 45 kg putra).

"Kami membawa serta 25 atlet ke Bandung. Mereka didampingi dua ofisial yakni S. Adyatri Nugroho dan S. Epifanius Tilla Elsana," papar Sholikin.

Sholikin mengakui tidak ada kendala berarti yang dihadapi atlet taekwondo asal Solo. Namun, mereka sempat dipusingkan dengan pengaturan jadwal pertandingan yang kacau.

"Jadwal pertandingan kacau karena ketidaksiapan panitia mengantisipasi jumlah peserta yang banyak. Tapi, alhamdulillah anak-anak bisa kita kondisikan sehingga mereka tetap siap bertanding," ucap Sholikin.