MOTO GP 2017 : Keluhkan Motor Yamaha, Vinales: Sulit Kejar Juara Dunia

Maverick Vinales (Crash.net)
26 September 2017 17:25 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Moto GP 2017 diwarnai dengan Maverick Vinales yang mengaku kesulitan mengejar Marc Marquez.

Solopos.com, ARAGON – Pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengeluhkan performa motornya saat bertarung di Moto GP Aragon 2017, akhir prkan lalu. Dia menyebut hal itu bisa menghambat usahanya dalam mengejar juara dunia.

Dalam seri Aragon, Minggu (24/9/2017), Vinales mengawali lomba dari posisi terdepan. Namun nyatanya, ia hanya berhasil finis di urutan keempat di belakang Marc Marquz yang menjadi juara, seta Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo yang finis kedua dan ketiga.

Marquez sendiri sebenarnta start dari posisi kelima. Namun ia mampu menggeber motor untuk bertarung di jalur juara. Dia kemudian mampu finis dengan keunggulan 0,8 detik dari Pedrosa. Vinales menyebut motornya kesulitan untuk menyamai performa motor rival di balapan itu.

"Kalau Anda ingin menang, Anda harus meningkatkan semua kemampuan motor," kata Vinales seperti dikutip dari Autosport, Selasa (26/9/2017).

"Setiap balapan yang terlewati, opsi kami menjadi kian terbatas. Aku sempat memikirkan tentang kemenangan [pada hari Minggu], tapi setelah memberikan kemampuanku 200%, Anda bisa lihat Aku pun tidak mampu mengejar mereka."

"Untuk bertarung demi gelar juara dunia dengan cara seperti ini maka akan sangat sulit. Aku tidak punya daya cengkeram di roda belakang. Kalau kami bisa menemukan traksinya dan menemukannya sekarang, kami bisa bersaing. Kalau tidak, ya tidak mungkin," lanjutnya.

Hasil itu membuat Vinales kini semakin tertinggal dari Marquez. Dia kini duduk di posisi ketiga pembalap Moto GP 2017 dengan koleksi punya 196 poin, tertinggal 28 poin dari Marquez yang berada di posisi puncak. Padahal, balapan musim ini tinggal empat seri lagi.

"Kami selalu memberikan kemampuan maksimal dan lebih, baik diriku dan Yamaha. [Tapi] dengan kemampuan yang kami punya sekarang, kupikir sulit memikirkan kami bisa mengejar [hampir] 30 poin," ungkapnya.