FIM ASIA SUPERMOTO 2017 : Wakil Indonesia Ingin Naik Podium di Kejuaraan Balap Motor Asia

Pembalap supermoto beradu cepat pada babak qualifying time trial (QTT) dalam FIM Asia Supermoto Championship 2017 di The Park Mall Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Sabtu (14/10/2017). Kejuaraan supermoto bertaraf Internasional tersebut diikuti pembalap dari 14 negara. (M. Ferri Setiawan/JIBI - Solopos)
15 Oktober 2017 06:15 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

FIM Asia Supermoto 2017 dilaksanakan di Sirkuit The Park, Solo Baru.

Solopos.com, SUKOHARJO — Pedro Wuner dan Farhan Hendro, dua pembalap Tim D’Jagung Samarinda yang menjadi andalan Indonesia pada ajang FIM Asia Supermoto 2017, berharap bisa naik podium di seri kedua yang digelar di Sirkuit The Park, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Minggu (15/10/2017).

Di kelas internasional seri pertama dalam FIM Asia Supermoto 2017 yang digelar di Thailand pada 2-3 September lalu, Pedro finis di peringkat ke-10. Rekan kompratiotnya, Farhan Hendro, tampil lebih baik dengan menempati peringkat delapan. Sementara di kelas Asia, keduanya menduduki peringkat 5 dan 7.

“Persaingan di seri ini sangat berat. Inggris, Thailand dan Malaysia pasti memberi perlawanan kuat. Di seri pertama, posisi mereka di atas kita. Tapi, saya dan Farhan akan berjuang maksimal untuk meraih podium. Apalagi kita tampil di kandang sendiri,” jelas Pedro saat ditemui di lokasi, Sabtu (14/10/2017).

Di kelas Asia, tiga pembalap Indonesia lainnya yakni Doni Tata Pradita, Agha Riansyah, dan Ivan Hari juga ambil bagian. Kehadiran Doni Tata yang pernah mencicipi atmosfer kompetisi Moto GP kelas 250 cc atau Moto2 itu diharapkan bisa membawa tuah tersendiri.

Sementara Ivan Hari yang tampil di kampung halamannya sendiri diharapkan bisa menambah motivasi untuk meraih podium. “Kita berlima akan berjuang maksimal untuk meraih podium demi Tanah Air tercinta,” ucap Pedro.

Lay out sirkuit FIM Asia Supermoto 2017 di Solo Baru memiliki panjang lintasan 800 meter. Sirkuit ini dilengkapi arena offroad section dan double table top berjarak 150 meter setelah tikungan ketiga dan ketujuh. Lay out sirkuit itu diharapkan menjadi tontonan seru bagi para pembalap yang berani mengambil tantangan tersebut.

“Meningkatkan standar di setiap seri akan menjadi tantangan bagi para pembalap. Kami berharap pengunjung bisa menikmati balapan di sirkuit unik ini,” kata Chief Executive Officer E-Plus Global, Andrew Ching selaku penyelenggara FIM Asia Supermoto 2017.