LIVOLI 2017 : Vita Solo Kembali Terdegradasi ke Divisi I

Para pemain Vita Solo bertarung menghadapi TNI AU di laga kedua Grup P Liga Voli Indonesia (Livoli) Divisi Utama di GOR Dimyati, Tangerang, Banten, Senin (4/12/2017). (Istimewa - Ofisial Vita Solo)
10 Desember 2017 14:25 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Livoli 2017 diwarnai dengan hasil jeblok Vita Solo.

Solopos.com, TANGERANG — Vita Solo menelan kekalahan dari TNI AL dalam laga pamungkas babak play off Liga Voli Indonesia (Livoli) Divisi Utama 2017 di GOR Dimyati, Tangerang, Banten, Jumat (8/12/2017) malam WIB. Kekalahan itu memaksa Rika Yuniar dkk. terdegradasi ke Divisi I musim depan.

Vita Solo sudah kalah 2-0 di set pertama dan kedua masing-masing dengan skor 21-25 dan 16-25. Pada set ketiga, melalui perjuangan yang amat melelahkan, Vita Solo bisa menang dengan skor 25-23. Pada set keempat, kedua tim terlibat kejar-kejaran poin.

TNI AL sempat unggul dengan margin 5 poin yakni 18-13. Namun, Vita Solo bisa menyamankan skor 18-18. Di menit-menit akhir, Vita Solo sempat unggul 23-22. Namun, lemahnya koordinasi antarpemain membuat perolehan poin Vita Solo mampu dilampaui TNI AL dengan hasil akhir 23-25.

Kemenangan 3-1 itu membuat TNI AL menduduki peringkat 5 klasemen akhir Livoli Divisi Utama 2017. Posisi 6 ditempati Alko Bandung yang di laga sebelumnya mampu mengalahkan Mabes TNI dengan skor 3-1. Nilai Alko Bandung dan Vita Solo sebetulnya sama-sama empat. Namun, Alko Bandung unggul dalam perolehan poin. Alko mendulang 285 poin, sementara Vita Solo mendulang 279 poin.

“Harus kami akui, anak-anak tampil sangat buruk. Mereka kerap melakukan kesalahan sendiri. Terutama kesalahan serve yang justru memberikan poin gratis untuk lawan. Saya lihat para pemain terlalu gugup menghadapi pertandingan ini,” jelas Pelatih Vita Solo Agus Suyanto saat dihubungi seusai pertandingan.

Agus mengakui sebetulnya Vita Solo hanya butuh tambahan 1 poin untuk tetap bertahan di Livoli 2018. Akan tetapi, kepercayaan diri para pemain memang perlu dibenahi. Musim depan kami harus kerja keras lagi untuk ini.” papar Agus.