AUSTRALIAN OPEN 2018 : Djokovic Dipermalukan Petenis Muda Korsel

23 Januari 2018 01:00 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Australian Open 2018 diwarnai dengan kekalahan Novak Djokovic.

Solopos.com, MELBOURNE — Petenis muda Korea Selatan (Korsel), Chung Hyeon, bermain luar biasa untuk membungkam peraih enam gelar  juara dunia, Novak Djokovic, dalam babak keempat Australian Open 2018 di Rod Laver Arena, Senin (22/1/20118).

Petenis 21 tahun itu menang tiga game langsung 7-6, 7-5, 7-6, atas Djokovic yang lebih berpengalaman. Chung menjadi petenis Korsel pertama yang mampu menapaki babak delapan besar grand slam sepanjang masa.

Melangkah ke perempat final Australian Open 2018 menjadi pencapaian terbesar Chung di dunia tenis sejak mengawali karier pro tahun 2014. Sebelum laga, Djokovic diperkirakan menang mudah atas Hyeon. Maklum petenis Korsel itu punya rekor kurang meyakinkan yakni keok 45 kali dari 98 pertandingan.

Artinya petenis kelahiran Suwon itu hanya punya peluang menang sekitar 54% per pertandingan. Cedera siku yang sempat diderita Djokovic jelang turnamen diyakini tak akan mengganggu petenis Serbia itu melenggang ke perempat final.

Namun prediksi di atas kertas diobrak-abrik dengan perjuangan tanpa menyerah Chung. Petenis Korsel itu mampu menampilkan transisi yang sangat brilian ketika bertahan untuk langsung menyerang. Sebaliknya, Djokovic yang banyak membuat kesalahan sendiri di laga kemarin kesulitan menghadapi gempuran pukulan Chung yang terarah.

Djokovic sedikitnya membuat 57 errors dalam laga tersebut. Chung mengaku terinspirasi Djokovic sehingga bisa tampil sejauh ini di Melbourne. “Ketika saya muda, saya hanya mencoba untuk meniru Novak karena dia adalah idola saya,” ujar Chung seperti dilansir BBC, Senin.

Game ketiga benar-benar menjadi pembuktian kematangan Chung yang semasa karier pronya baru memenangi satu turnamen. Di game penentuan tersebut, Chung sempat terkejar 3-3 setelah unggul 3-0. Namun dia tetap tenang hingga akhirnya mengakhiri pertandingan dengan skor tipis 7-6. “Saya tidak tahu bagaimana saya bisa menang hari ini. Saya hanya bangga bermain bersama Novak,” ujar petenis ranking 58 dunia itu.

Peluang Chung menembus semifinal pun terbuka lebar. Di perempat final, dia “hanya” akan bertemu petenis kejutan lain yakni Tennys Sandgren. Pemain asal Amerika Serikat itu mengandaskan petenis ranking lima dunia, Dominic Thiem, di babak keempat dengan skor 6-2, 4-6, 7-6, 6-7, 6-3.