KEJUARAAN RENANG : Infrastrukur Kurang Memadai, Karanganyar Gagal Berprestasi

23 Januari 2018 14:25 WIB Sport Share :

Kejuaraan renang digelar di Kabupaten Karanganyar.

Solopos.com, KARANGANYAR — Meski bertindak sebagai tuan rumah, tidak satupun perenang asal Intanpari Karanganyar yang menyabet predikat atlet terbaik di Kejuaraan Renang se-Jawa dalam rangka Hari Jadi ke-67 DPRD Karanganyar di Kolam Renang Intanpari, kompleks Edupark Karanganyar, Jumat-Minggu (19-21/1/2018).

Lintang Setya Wibawa, 15, yang sebelumnya digadang-gadang sebagai calon atlet terbaik ternyata tampil tak sesuai espektasi. Meski begitu, Lintang menjadi satu-satunya asal Karanganyar yang menorehkan prestasi lumayan di kejuaraan renang ini.

Perenang binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Semarang itu mampu meraih 4 medali emas. Sayang, Lintang yang turun di kelas KU-2 kalah bersaing dengan perenang asal Elite Solo Dwi Arjuno Saputro yang meraih 6 medali emas.

“Spesialisasi dari Lintang adalah gaya bebas dengan jarak yang panjang di atas 200 meter. Sementara spesialisasi Arjuno itu jarak pendek di bawah 200 meter. Kalau jaraknya di bawah 200 meter, Lintang memang masih kalah dengan Arjuno,” jelas Ketua Harian Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Karanganyar, Agus Hartono, kepada Solopos.com, Senin (22/1/2018).

Saat ini di Kabupaten Karanganyar hanya ada satu kolam renang berstandar nasional yang berada di kompleks Edupark Intanpari. Sayangnya, kolam renang itu belum dilengkapi kolam renang pendamping untuk sarana latihan.

“Di sana masih ada satu kolam renang berukuran kecil, tapi itu untuk anak-anak. Tidak ada kolam untuk latihan atau pemanasan bagi atlet sebelum bertanding di kolam utama. Kamar mandinya juga perlu ditambah. Bila ingin mendulang prestasi, sebaiknya infrastrukturnya harus diperbaiki dulu,” jelas  Agus.

Perenang asal Paswind Solo yang berasal dari Karanganyar Dava Raditya Ardiansyah juga digadang-gadang bisa menorehkan prestasi di kejuraan ini. Sayang, Dava kalah bersaing dengan perenang asal Grobogan Ahmad Mustaghfirin. Lintang dan Dava merupakan andalan Karanganyar untuk mendulang emas di Porprov Jateng 2018 yang bakal diselenggarakan di Solo.

“Sampai sekarang kami kami masih menunggu rangking database perolehan waktu terbaik. Kami belum tahu bakal menurunkan berapa perenang di Porprov Jateng, tapi Lintang dan Dava jadi andalan kami,” ucap Agus.