Peserta Tour de Indonesia 2018 Lewat, Jl. Slamet Riyadi Solo Ditutup

25 Januari 2018 11:25 WIB Muhammad Ismail Sport Share :

Peserta Tour de Indonesia melintas di Solo.

Solopos.com, SOLO -- Aparat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Surakarta/Solo menutup sementara Jl. Slamet Riyadi selama pelaksanaan balap sepeda Tour de Indonesia 2018, Kamis (25/1/2018).

Penutupan jalan tersebut dimulai sekitar pukul 11.15 WIB sampai peserta Tour de Indonesia selesai melintas di Kota Bengawan.

“Kami mendapatkan pemberitahuan dari panitia untuk menutup jalan yang dilintas peserta Tour de Indonesia Rabu kemarin,” ujar Kasatlantas Polresta Solo Kompol Imam Syafi’i mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ribut Hari Wibowo saat ditemui Solopos.com.

[caption id="attachment_888204" align="aligncenter" width="370"]http://images.harianjogja.com/2018/01/tour-d-indonesia.jpg">http://images.harianjogja.com/2018/01/tour-d-indonesia-370x278.jpg" alt="Peserta Tour d'Indonesia melintas di Jl. Pemuda Klaten, Kamis (25/1/2018). (Tri WIharto/JIBI/Solopos)" width="370" height="278" /> Peserta Tour de Indonesia melintas di Jl. Pemuda Klaten, Kamis (25/1/2018). (Tri Wiharto/JIBI/Solopos)[/caption]

Imam menjelaskan rute Tour de Indonesia dimulai dari Candi Prambanan, Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melintasi Klaten, Solo, menuju Kabupaten Ngawi, Jatim, dengan jarak 124,7 kilometer untuk etape pertama. Satlantas mengerahkan sebanyak ratusan petugas di lapangan untuk menutup jalur utama selama perlombaan berlangsung.

“Kami juga menerjunkan belasan mobil Patwal [Patroli dan Pengawalan] untuk membantu panitia agar pelaksanaan acara bisa berjalan lancar,” kata dia.

Imam menjelaskan Tour de Indonesia masuk Solo melintasi Jl. Slamet Riyadi, Jl. Jenderal Sudirman (Jensud), Jl. Urip Soemarjo, Jl. Kolonel Sutarto, Jl. Ir. Sutami. Setelah selesai, pihaknya akan membuka jalur tersebut.

“Kami tidak membuat jalur alternatif karena perlombaan ini sifatnya hanya melintas saja,” kata dia.