BP Jogja Ditekuk BSB Hangtuah di Kandang Sendiri

26 Januari 2018 22:55 WIB Jumali Sport Share :

BP Jogja yang sempat unggul 15-7 hingga time out pertama

Harianjogja.com, SLEMAN-Tuan rumah gelaran seri VI IBL 2017/2018 Bank BPD DIY Bima Perkasa Jogja harus menelan kekalahan pertama di kandang, setelah ditekuk oleh BSB Hangtuah Sumsel dengan skor 60-76 di GOR UNY, Jumat (26/1/2018).

Sempat unggul di awal kuarter pertama, melalui tembakan dua angka dari Emilio Parks, BP Jogja yang sempat unggul 15-7 hingga time out pertama. Namun BP Jogja harus mengubur mimpinya di akhir kuarter pertama, setelah secara mengejutkan BSB Hangtuah mampu mendulang poin dan membalik keunggulan serta menutup kuarter pertama dengan. 17-30.

Masuk kuarter kedua, BP Jogja mencoba terus menekan, sebelum pada time out kuarter kedua, dibekuk 23-27. Usai time out, BP Jogja mencoba untuk bertahan. Namun, usaha itu gagal setelah Hangtuah mengakhir kuarter kedua dengan kemenangan 39-25 dari BP Jogja.

Masuk ke kuarter ketiga, BP Jogja terus ditekan oleh Kely Purwanto dan kawan-kawan. Usaha BP Jogja untuk melakukan defense ketat terhadap George Nashon Christopher pun gagal. Adapun usaha dari Hangtuah melimit Anthony Mc Donald dan Emilio Parks berhasil dioptimalkan oleh anak asuh Andika Supriyadi Saputra. Alhasil kuarter ketiga menjadi milik BSB Hangtuah dengan skor 57-42.

Sementara, usaha BP Jogja untuk menambah poin dan mengejar ketertinggalan pada kuarter keempat pun masih jauh dari harapan. Hangtuah menutup kuarter terakhir dengan skor 76-60.

Pada pertandingan itu keluar sebagai pencetak poin terbanyak di tubuh Hangtuah, George Nashion dengan 22 poin, Palmore Keenan dengan 14 poin dan Dini Fidyan dengan 13 poin. Sedangkan di tubuh BP Jogja keluar sebagai pencetak poin terbanyak Emilio Parks dengan 28 poin, disusul Yanuar Priasmoro dengan 10 poin dan Anthony McDonald dengan delapan poin.

Pelatih BSB Hangtuah Andika Supriyadi Saputra mengatakan, sejak awal kuarter pertama sejatinya Kelly Purwanto dan kawan-kawan main dengan penuh keraguan dan tidak lepas. Hal ini karena Hangtuah sempat dua kali menelan kekalahan dari BP Jogja. “Selain itu saya coba ngejudge sistem saya agar bisa berjalan. Kami juga telah pelajari karakter masing-masing pemain mereka. BP jogja itu tim alot dan solid,” katanya.

Sementara, asisten pelatih BP Jogja Moosa Permadi menyatakan bahwa semua rencana yang dilakukan pihaknya tidak berjalan dengan optimal. “Disamping itu, cedera yang dihadapi oleh Anthony McDonald juga cukup banyak berpengaruh terhadap penampilan tim,” katanya.

Kapten tim BP Jogja Yanuar Dwi Priasmoro mengungkapkan, permainan timnya kali ini memang jelek. Semua tembakan yang dilancarkan juga selalu gagal. “Padahal lawan sedang onfire. Kami harusnya defense dengan optimal, entah kenapa tadi tidak berjalan. Biasanya kami memang memulai pertandingan pertama dengan hasil jelek di awal seri. Semoga masalah ini bisa teratasi,” harap Yanuar.

Tokopedia