AUSTRALIAN OPEN 2018: Federer Rebut Titel Grand Slam ke-20 Setelah Menang Lima Set

29 Januari 2018 07:39 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Roger Federer rebut gelar grand slam ke-20.

Solopos, MELBOURNE—Roger Federer tak kuasa menahan air mata seusai meraih gelar ke-20 grand slam sepanjang karier dengan menjuarai Australian Open 2018. Federer meraih trofi tersebut dengan menghentikan perlawanan sengit Marin Cilic lewat pertandingan lima set 6-2, 6-7, 6-3, 3-6, 6-1, di Rod Laver Arena, Melbourne, Minggu (28/1/2018). Laga tersebut sekali lagi mengingatkan bahwa Federer benar-benar telah “terlahir kembali” di pentas tenis dunia.

Ya, petenis asal Swiss itu sempat kering gelar major selama empat tahun lebih sebelum menjuarai Australian Open tahun lalu.  Cedera panjang yang dia alami tahun 2016 membuat sejumlah pihak yakin masa emas Federer sudah habis. (baca:http://solopos.com/?p=885640" target="_blank">Roger Federer, Penyihir atau Vampir?)

Namun petenis 36 tahun itu mampu membalikkan prediksi dengan menjuarai berbagai turnamen sejak 2017. Tiga dari lima ajang terakhir yang diikutinya bahkan berbuah gelar bagi pemain berjuluk FedEx itu.

“Saya sangat senang. Ini tak bisa dipercaya. Kisah dongeng berlanjut untuk kita, untuk saya,” ujar Federer sambil mengusap air mata seusai mengangkat trofi Australian Open, dilansir ESPN, Minggu.

Gelar di Melbourne memang amat bermakna bagi Federer. Selain menahbiskan diri menjadi peraih gelar Australian Open terbanyak (enam gelar) bersama Novak Djokovic dan Roy Emerson, Federer sukses menembus gelar ke-20 grand slam sepanjang karier profesionalnya.

Hanya Rafael Nadal yang mampu mendekati torehan FedEx, itu pun Nadal sudah tertinggal empat gelar. Trofi di Melbourne juga membuktikan usia tak menjadi kendala Federer untuk terus berada di level tertinggi.

Dia kini menjadi petenis ketiga yang mampu menjuarai empat gelar grand slam atau lebih saat menginjak usia 30 tahun. Sebelumnya hanya ada Rod Laver dan Ken Rosewall yang sukses memenangi empat gelar major di usia kepala tiga.

“Saya sudah menunggu lama untuk final ini. Saya gembira ini sudah berakhir. Seperti mimpi menjadi nyata,” ucap petenis nomor dua dunia tersebut.

Para fans Federer pun tak luput meluapkan kegembiraan mereka. Sejumlah pendukung berteriak sembari mengangkat spanduk bertuliskan “peRFect” atau sempurna. Huruf “R” dan “F” sengaja ditulis dengan abjad kapital merujuk singkatan nama Roger Federer. Ada pula yang menulis spanduk “20 Slams, Roger That” hingga “Serve The Best, Attack The Best, Baseline The Best, Roger The Best”.

Marin Cilic pun menyampaikan ucapan selamat untuk pencapaian Federer dan timnya. “Luar biasa apa yang telah mereka lakukan,” tutur petenis Kroasia itu. Cilic sendiri merasa puas bisa melangkah hingga babak pamungkas.

Di babak perempat final, Cilic sempat jadi bahan pembicaraan karena mampu membekuk petenis terbaik Rafael Nadal.

“Mungkin ini dua pekan terbaik dalam hidupku,” jelasnya.