PIALA DAVIS 2018 : Indonesia Kembali Terancam Degradasi

05 Februari 2018 00:00 WIB Sport Share :

Piala Davis 2018 diwarnai dengan Indonesia yang melakoni babak play-off.

Solopos.com, JAKARTA — Indonesia dipaksa melakoni laga play off  di Grup II Zona Asia/Oceania  Piala Davis 2018. Itu terjadi setelah Indonesia dipastikan kalah 1-4 dari Filipina pada putaran pertama di Lapangan Tenis Terbuka, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2018).

Setelah bermain sama kuat 1-1, Sabtu (3/2/2018), Tim Piala Davis Putra Merah Putih menelan kekalahan dalam dua pertandingan secara beruntun, Minggu ini. Pasangan David Agung Susanto/Justin Barki dipaksa menyerah wakil Filipina, Francis Casey Alcantara/Jurence Zosimo Mendoza, dengan skor 6-7(5), 3-6.

David Agung, yang menyumbang poin untuk Indonesia pada hari pertama, kembali turun di sektor tunggal. Sayang, pemain paling senior di tim Piala Davis Indonesia kali ini kembali gagal. Setelah hanya beristirahat selama 30 menit dari pertandingan pertama, David dibekuk Alberto Lim secara straight set  3-6, 4-6. Dalam laga yang sudah tidak berpengaruh lagi, wakil Indonesia, Anthony Susanto,  pun menyerah dari pemain debutan Filipina, John Bryan Decasa Otico, dengan skor 3-6, 3-6.

"Dalam dua hari ini, sebagian besar pemain bermain di bawah performa, jika mereka bermain seperti saat latihan harusnya bisa. Kepercayaan dirinya utamanya harus diperbaiki," ujar Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Wakabid Binpres) PP Pelti, Deddy Prasetyo, seperti dilansir Antara.

Tim Piala Davis Indonesia lagi-lagi terancam terdegradasi ke Grup III. Indonesia harus mengalahkan Srilanka di play-off, April nanti, jika ingin bertahan di Grup II.

Tahun lalu, Indonesia juga dipaksa bermain di play-off dengan melawan Kuwait di Solo. Saat itu, Indonesia berhasil bertahan di Grup II usai membukukan kemenangan 4-1 atas Kuwait.

Bintang tenis Tanah Air, Christopher Rungkat, diharapkan bisa bergabung dalam play-off nanti sekaligus kembali menyelamatkan Indonesia dari degradasi.

"Mudah-mudahan Christopher Rungkat bisa bergabung, tempo hari tersirat dari Christopher sendiri, dia mau bergabung. Tapi kami tetap akan fokus pada tim yang ada, melatih lagi dan bisa meraih hasil maksimal saat laga," ujar Deddy.