PORPROV JATENG 2018 : Klaten Jadi Tuan Rumah untuk 4 Cabor Ini

25 Februari 2018 04:00 WIB Taufik Sidik Prakoso Sport Share :

Porprov Jateng 2018 dipusatkan di Solo sedangkan Klaten mendapat jatah menggelar empat cabor.

Solopos.com, KLATEN – Kabupaten Klaten mendapat jatah lokasi pertandingan empat cabang olahraga (cabor) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) 2018 Oktober mendatang. Kepastian lokasi pertandingan masih menunggu verifikasi.

Empat cabang olahraga itu yakni sepak takraw, sepak bola, menembak, serta panahan. Lokasi pertandingan yang diusulkan yakni Gedung Sunan Pandanaran untuk kejuaraan menembak, GOR Gelarsena untuk sepak takraw, Stadion Trikoyo untuk sepak bola, serta eks kompleks Pusat Pengembangan dan Latihan Olahraga Pemuda (PPLP) di Desa Jonggrangan, Klaten Utara, untuk panahan.

“Untuk kepastian lokasinya masih menunggu verifikasi. Porprov 2018 dipusatkan di Solo. Klaten mendapat jatah menggelar empat cabor,” kata salah satu pengurus KONI Klaten, Ardhana, saat ditemui seusai rapat anggota tahunan di salah satu hotel wilayah Klaten, Sabtu (24/2/2018).

Eks kompleks PPLP dan Gedung Sunan Pandanaran dinilai sudah siap untuk digunakan menggelar pertandingan. Sementara, GOR Gelarsena bakal direhab pemkab tahun ini dan ditargetkan proses rehab rampung sebelum Porprov 2018 digelar. Rehab terutama untuk lantai GOR yang sudah rusak.

Terkait kondisi stadion, Ardhana mengatakan rehab sudah dilakukan termasuk lapangan sepak bola. Hanya, kondisi rumput lapangan mulai rusak lantaran kerap digunakan serta tak ada jeda untuk perawatan. “Persoalan lainnya ketika hujan, air tidak cepat hilang. Memang perlu perhatian untuk kondisi lapangan,” katanya.

Sementara itu, KONI Klaten menargetkan bisa meraih 30 emas pada ajang Porprov 2018. Cabor panahan menjadi andalan kontingan Klaten mendulang banyak emas. Cabang itu ditargetkan bisa meraih 20 emas. Cabang olahraga lain yakni pencak silat ditarget dua emas, balap motor dua emas, badminton dua emas, serta anggar satu emas.

Ketua KONI Klaten, Otto Saksono, menuturkan jika target tersebut terpenuhi, setidaknya peringkat Klaten bakal terdongkrak. “Kalau sebelumnya hanya di posisi 16, target kami bisa masuk 10 besar ya setidaknya bisa posisi keenam dan ketujuh,” urai dia.

Otto menuturkan panahan digadang-gadang menjadi cabang olahraga yang bisa mendulang emas. Hal itu tak lain lantaran banyak atlet panahan berprestasi asal Klaten. Salah satunya yakni Bagas yang meraih perak pada ajang Pra Asian Games 2018.

Tokopedia