BADMINTON INDONESIA: Asrama Pelatnas PBSI Cipayung Siap Direnovasi

01 Maret 2018 13:15 WIB Farida Trisnaningtyas Sport Share :

Asrama Pelatnas PBSI Cipayung Direnovasi.

Solopos.com, JAKARTA—Asrama putra dan asrama putri Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, bakal dipercantik dalam waktu dekat. Renovasi asrama ini memang menjadi salah satu program kerja PP PBSI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Wiranto demi meningkatkan kenyamanan para atlet dan pelatih.

Para atlet utama yang menempati asrama sudah mulai bersiap-siap untuk pindah sementara ke beberapa tempat yang sudah disiapkan oleh pengurus PBSI.

Asrama putra dan putri mulai dikosongkan hari ini (1/3/2018). Atlet-atlet utama akan disebar ke empat tempat sementara, yakni di Wisma Ancora yang terletak di samping jogging track di kompleks Pelatnas PBSI, kemudian di Wisma Wira yang terletak di sebelah Wisma Ancora, guest house yang terletak di sebelah masjid kompleks Pelatnas PBSI, serta hotel Ciputra di Cibubur.

Beberapa ruangan di kantor PBSI pun disulap sementara untuk tempat istirahat siang para atlet yang menginap di hotel. Dengan demikian, mereka tidak perlu kembali ke hotel setelah latihan pagi, karena siang harinya mereka harus menjalani latihan lagi.

“Memang sekarang kami di pelatnas lagi repot pindahan, tetapi ini semua demi memperbaharui tempat tinggal atlet dan pelatih supaya lebih baik, lebih nyaman. Anak-anak paham kok,” ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, dalam rilis yang diterima Solopos.com, Kamis (1/3/2018).

Susy menjelaskan ada empat tempat yang bakal jadi tempat tinggal sementara, yakni Wisma Ancora, Wira, guest house, dan Hotel Ciputra Cibubur. (baca juga: http://solopos.com/?p=893702" target="_blank">Tim Putra Indonesia Juara Badminton Asia Team Championships 2018)

“Pengaturan siapa tinggal di mana, semua sudah diurus oleh kepala asrama putra dan putri. Kami membaginya per sektor, karena terkait dengan koordinasi jadwal latihan. Kalau yang tinggal di hotel kan perlu ada waktu untuk perjalanan, jadi diusahakan yang jadwal latihannya sama, tinggal di tempat yang sama. Misalnya tunggal putri pratama di satu tempat, jadi nggak dicampur sama sektor ganda yang beda lagi jadwal latihannya,” paparnya.

Susy menambahkan perubahan tempat tinggal atlet ini juga akan berpengaruh pada jadwal latihan. Misalnya, pemain pratama yang latihan pagi dimulai pukul 06.00 WIB, dipindah menjadi lebih siang, misalnya pukul 07.00 WIB, mengingat perlu waktu perjalanan dari hotel menuju Pelatnas.

“Jadwal latihan sudah dikoordinasikan bersama pelatih pratama dan utama. Pokoknya bagaimana latihan tetap lancar, tetapi atlet tidak terlalu terganggu. Buat mereka yang tinggal di hotel, sudah disiapkan tempat istirahat siang, saya harap bisa prihatin sementara ya dalam tiga sampai empat bulan ini. Diusahakan semua tempatnya nyaman, jangan sampai kotor atau bocor,” ungkapnya.

Selain itu, ruangan serbaguna di atas ruang fitnes di Pelatnas juga dimanfaatkan untuk tempat istirahat siang atlet putri yang menginap di hotel. Sebagian atlet putra beristirahat siang di Wisma Wira, begitu pun beberapa pelatih. Beberapa atlet utama yang tidak tinggal di asrama seperti Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan dan Tontowi Ahmad, juga sudah disiapkan tempat khusus untuk istirahat siang. (*)

Tokopedia