GERMAN OPEN 2018: Indonesia Kirim 2 Tunggal Putra di Perempat Final

09 Maret 2018 08:35 WIB Farida Trisnaningtyas Sport Share :

2 Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting ke perempat final.

Solopos.com, MULHEIM AN DER RUHR—Indonesia sukses mengirim dua tunggal putra di perempat final German Open 2018 setelah Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting lolos dari babak kedua, Kamis (8/3/2018).

Jonatan bakal berebut satu tempat ke semifinal dengan menghadapi wakil Jepang, Kenta Nishimoto, Jumat (9/3/2018). Jonatan pernah menundukkan pemain asal Jepang ini di Badminton Asia Team Championships 2018. Sedangkan Anthony mesti mengalahkan unggulan tiga asal Tiongkok, Shi Yuqi, demi meraih satu tiket ke babak empat besar.

Sebelumnya dua hari berturut-turut, Anthony Sinisuka Ginting tak perlu menyelesaikan permainannya untuk meraih kemenangan. Kedua lawannya di babak pertama dan kedua German Open 2018 terpaksa mundur karena cedera. (baca juga: http://solopos.com/?p=900402" target="_blank">GERMAN OPEN 2018 : Praveen/Melati Targetkan Tembus Semifinal)

Di babak pertama, Kim Bruun asal Denmark, tak dapat melanjutkan pertandingan melawan Anthony kala memimpin 21-14 dan 2-1 di game kedua.

Bruun mengalami cedera otot paha kanan, meskipun sudah mendapat bantuan dari dokter pertandingan, ia tetap tidak bisa terus bermain.

Hal yang sama terjadi dengan Huan Yuxiang, pemain asal Tiongkok yang dihadapi Anthony di babak kedua hari ini. Huang mengalami cedera pinggang yang diduga didapatnya saat akhir game pertama. Ketika itu ia terjatuh saat mengambil shuttlecock yang diarahkan Anthony di tempat yang sulit dijangkau.

“Ada juga keuntungannya, cuma sebenarnya saya masih ingin main karena mau sekalian adaptasi untuk pertandingan selanjutnya,” kata Anthony, dilansir Badmintonindonesia.org.

Di sisi lain, Jonatan Christie memijakkan kaki di perempat final lewat kemenangan straight game atas Pablo Abian (Spanyol), dengan skor 21-14, 21-9.

Dari game pertama, Jonatan sudah memegang kendali permainan. Abian pun semakin kesulitan menghadapi Jonatan di game kedua, akhirnya ia banyak melakukan kesalahan sendiri.

“Dibilang menang mudah sih tidak juga. Lawan saya ini tipe pemain yang ngotot, mungkin kalau di Asia, dia itu seperti Nguyen Tien Minh [Vietnam],” kata Jonatan.

Meskipun menang mudah, namun Jonatan masih belum tampil di permainan terbaiknya hingga di babak kedua ini.

“Dari segi stroke masih kurang safe, beberapa kali melakukan kesalahan sendiri dan memberi pengembalian bola tanggung ke lawan,” ungkap Jonatan. (*)

Tokopedia