POPDA JATENG : Regulasi Untungkan Panahan Solo

13 Maret 2018 01:25 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Popda Jateng memainkan cabang olahraga panahan.

Solopos.com, SOLO — Sebanyak 12 atlet panahan Kota Solo disiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng yang bakal diselenggarakan di Semarang pada 9 April 2018 mendatang.

Wakil Kota Solo optimis bisa meraih juara umum karena sebagian besar bermaterikan atlet asal sekolah khusus olahraga (SKO) SMPN 1 Solo. Kontingen Kota Solo juga diperkuat peraih medali perak Popnas 2017 yakni Chaterine Thea Darma. Terdapat satu atlet dari Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jateng yang memperkuat kontingen Solo yakni Venethea Natasya.

“Dengan materi atlet saat ini, kita berani memasang target juara umum. Target kita bisa meraih 8-9 medali emas dari kejuaraan panahan Popda Jateng nanti. Itu cukup untuk mengamankan status juara umum,” jelas pelatih panahan kontingen Solo, Idya Putra, saat dihubungi Solopos.com, Senin (12/3/2018).

Idya menjelaskan Kota Solo diuntungkan dengan regulasi baru Popda Jateng. Regulasi itu menyebut semua atlet binaan PPLP Jateng yang berpusat di Semarang dikembalikan ke masing-masing daerah saat mengikuti Popda Jateng.

“Sebelum ada regulasi itu, semua atlet PPLP Jateng wajib membela Semarang. Sekarang kekuatan Semarang malah menurun karena tak bisa diperkuat atlet PPLP dari luar daerah. Ini tentu menguntungkan kabupaten/kota di luar Semarang seperti Solo,” ucap Idya.

Kejuaraan panahan Popda Jateng mempertandingkan enam ronde yakni recurve putra, recurve putri, compound putra, compound putri, nasional putra dan nasional putri. Tidak ada jemparingan di kejuaraan panahan ini karena ronde itu dikategorikan sebagai jalur hobi, bukan jalur prestasi.

“Atlet panahan yang kita bawa ke Popda Jateng adalah jawara Popda Solo tahun lalu. Kebetulan setelah jawara kota, atlet panahan bisa langsung melaju ke tingkat provinsi tanpa harus mengikuti kejuaraan di level eks karesidenan Surakarta [Soloraya],” terang Idya.