FORMULA 1 2018 : Ungguli Hamilton, Vettel Juara GP Australia

25 Maret 2018 22:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Formula 1 2018 telah menyelesaikan seri pertama di Australia.

Solopos.com, MELBOURNEVirtual safety car (VSC) yang muncul di tengah perlombaan benar-benar mengubah peta persaingan GP Australia di Sirkuit Albert Park, Minggu (25/3/2018).

Lewis Hamilton yang memimpin lomba hingga lap ke-20 harus menyerahkan gelar juara pada rivalnya, Sebastian Vettel, menyusul insiden yang memaksa kemunculan VSC pada lap ke-26 hingga 35. Setelah safety car selesai, Vettel mampu berada di depan Hamilton hingga balapan usai.

Kekalahan ini memberi tamparan keras bagi Hamilton yang menguasai GP Australia mulai dari sesi latihan bebas hingga kualifikasi. Pembalap Mercedes itu bahkan sukses mencatatkan rekor lap tercepat dalam kualifikasi Sabtu, (24/3/2018). Namun ketidakberuntungan saat race membuatnya harus puas berada di posisi kedua.

“Kami sedikit mendapatkan keuntungan dengan safety car, tapi yeah, kami sangat menikmatinya,” kata Vettel seperti dilansir Reuters, Minggu.

Semua bermula saat mobil Haas yang dikemudikan Romain Grosjean tiba-tiba mandek di lintasan setelah melakukan pitstop pada lap ke-25. Safety car pun keluar untuk memberi waktu steward mengevakuasi mobil driver asal Prancis itu. Saat Hamilton tertahan safety car, momen ini dimanfaatkan Vettel untuk melakukan pitstop.

Vettel yang hanya unggul 12 detik atas Hamilton sebelum pitstop sukses keluar lintasan dengan tetap di depan sang rival. Hamilton sendiri sudah melakukan pitstop sebelum safety car muncul, tepatnya di lap 20, yang membuat Vettel mampu menyalipnya sebelum insiden Grosjean.

Meski sukses mempertahankan gelar GP Australia, Vettel belum sepenuhnya puas. Pembalap Jerman ini menilai mobilnya belum secepat Mercedes jika melihat waktu yang dicatatkan tim rival sepanjang tes hingga kualifikasi.

Jika tak ada keuntungan safety car, bisa jadi Vettel juga tetap menjadi nomor dua di balapan. “Kami belum benar-benar selevel dengan mereka,” kata Vettel.

Hamilton kehabisan kata-kata setelah gagal meraih kemenangan di seri perdana. Kegagalan itu salah satunya terjadi karena ada gangguan perangkat lunak penghitung waktu pada mobil Mercedes. Hal tersebut membuat Hamilton terlalu banyak mengurangi kecepatan saat safety car. Padahal sebelum masuk pit, dia unggul jauh atas Vettel.

“Saya sungguh masih tak mengerti apa yang terjadi. Saya melakukan segala yang saya yakini harus dilakukan,” ungkap Hamilton dilansir Crash.
Hamilton sempat mencoba memburu Vettel di beberapa putaran terakhir. Namun dia kemudian menurunkan intensitas dan menerima posisi dua. Hamilton mengaku risiko terlalu besar jika tetap memaksakan diri.

“Bisa saja saya kehilangan seluruh poin. Pada akhirnya saya rasa saya bikin pilihan masuk akal. Perjalanan di kejuaraan masih sangat panjang dan itu tak dimenangi dalam satu balapan,” ujar Hamilton.