FORMULA 1 2018 : Optimistisme Alonso Bersama McLaren

26 Maret 2018 09:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Formula 1 2018 menyajikan penampilan apik McLaren.

Solopos.com, MELBOURNE – Entah sudah berapa kali Fernando Alonso mengeluhkan kemampuan mobil McLaren musim kemarin. Saat masih disuplai mesin Honda, performa tim asal Inggris itu memang jauh dari harapan.

Alonso bahkan harus menunggu race kedelapan di GP Azerbaijan untuk mengemas poin perdana di musim 2017. Empat balapan sebelum seri Azerbaijan bahkan harus dilalui juara dunia dua kali ini dengan gagal finis. “Sasis terasa baik, cuma satu masalahnya, mesin. Tidak ada tenaga dan tak bisa diandalkan,” keluh Alonso saat itu.

Namun kelah kesah tersebut agaknya tak bakal banyak terdengar dari Alonso musim ini. McLaren yang tahun lalu tampil memalukan kini langsung melesat berkat mesin anyar mereka, Renault. Tak tanggung-tanggung, mesin asal Prancis itu mampu membawa Alonso finis di peringkat kelima di seri pembuka Formula 1 di Sirkuit Albert Park, Australia, Minggu (25/3/2018). Rekan Alonso, Stoffel Vandoorne, juga berhasil menyumbangkan poin dengan finis di peringkat sembilan.

“Dua tahun terakhir sangat berat, saya pikir musim ini pun akan sulit seperti biasanya. Namun perubahan ke Renault ternyata membuat tim mengubah konsep mobil sangat cepat. Sekarang kedua mobil kami mampu mencetak poin, salah satunya berada di lima besar,” ujar Alonso seperti dilansir Channels TV, Minggu.

Di Albert Park, McLaren terbukti mampu lebih kencang dibanding tim papan tengah lain seperti Renault dan Force India. Alonso bahkan mampu mengungguli driver Red Bull, Max Verstappen, yang hanya finis keenam dan driver Mercedes, Valtteri Bottas, yang finis kedelapan. Meski demikian, Alonso menilai hasil tersebut hanya merupakan awalan McLaren untuk terus melesat musim ini.

Sang pembalap bahkan berani membidik Red Bull sebagai target selanjutnya yang harus dikudeta dari klasemen konstruktor. “Kami harus bangga dengan ini [poin di Australia], tapi saya pikir akan ada banyak hal lain yang datang dari McLaren. Red Bull menjadi target kami berikutnya,” kata dia.