Menpora: Dana Asian Para Games 2018 Sudah Cair 70%

Imam Nahrawi bersama para atlet. (Solopos/Sunaryo Haryo Bayu)
03 April 2018 08:25 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Solopos.com, SOLO — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyebut 70% anggaran untuk Asian Para Games 2018 dicairkan. Sementara 30% sisanya akan dicairkan ketika Asian Para Games 2018 sudah berjalan. Adapun total anggaran pesta olahraga untuk kalangan difabel ini yang disetujui DPR adalah Rp1,7 triliun.

“Seluruh fasilitas dan pendanaan sudah kita berikan kepada NPC [National Paralympic Committee]. Penggunaannya tinggal menunggu juknis terkait pengadaan barang dan peralatan pelatihan," ujar Imam Nahrawi seusai memimpin rapat persiapan atlet Asian Para Games 2018 di Kantor NPC Indonesia di Jabres Solo, Senin (4/2/2018).

"Kami harapkan Jumat [6/4/2018] sudah selesai seperti yang sudah disampaikan Deputi IV. Dari segi kebutuhan dasar atlet sudah dipenuhi. Baik itu dari segi akomodasi, transportasi, peralatan hingga uang saku. Artinya, sekarang sudah tidak ada kendala,” sambungnya.

Disinggung adanya kritik yang menyebut event olahraga seperti Asian Game dan Asian Para Games sebagai bentuk pemborosan, Imam Nahrawi membantahnya. “Pemborosan? Siapa bilang? Ini kan demi prestasi dan nama baik Indonesia."

"Sudahlah, sekarang itu saatnya para atlet, pelatih dan pengurus cabor itu didukung dan di-support. Mereka ingin membawa nama Indonesia. Mereka ingin berjuang demi merah putih. Demi dikumandangkannya [lagu] Indonesia Raya. Soal kritik, saya kita kita juga harus introspeksi lah,” paparnya.

Imam mengaku optimistis Indonesia akan berbicara banyak di ajang Asian Para Games 2018. Menurutnya, semua cabor sudah memasang target meraih medali. Para atlet sudah menunjukkan keseriusannya untuk mendulang medali dengan giat berlatih selama mengikuti pelatnas.

“Para atlet sudah menunjukkan semangat tinggi selama latihan. Sebagai tuan rumah itu jadi modal penting kita. Saya optimis sekali. Di ASEAN Para Games di Kuala Lumpur lalu, kita memasang target Juara I tetapi malah bisa jadi Juara Umum. Itu semua karena semangat yang terus terpatri pada diri atlet,” ucapnya.