PROLIGA 2018: Tiga Pemain Vita Solo Ramaikan Final Four Kedua

Pemain tim putri Jakarta Pertamina Energi Anna Stepaniuk berusaha mengembalikan bola di GOR Ken Arok Malang, Minggu (1/4 - 2018). (Istimewa/Ofisial Proliga 2018)
03 April 2018 15:25 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Solopos.com, SOLO — Tiga pemain Vita Solo bakal meramaikan final four kedua kompetisi bola voli Proliga 2018 yang bakal digelar di GOR Sritex Arena pada Jumat-Minggu (6-8/4/2018).

Tiga pemain Vita Solo itu adalah Aji Maulana, Dhani Angriawan dan Agrafida Desy Maharani. Aji Maulana dan Dhani Angriawan bakal membela Palembang Bank Sumsel Babel, sementara Agrafida Desy akan memperkuat Jakarta Popsivo Polwan.

“Aji dan Dhani langsung dikontrak oleh timnya. Kalau Agrafida Desy merupakan anggota polisi yang ditugaskan untuk membela tim dari kesatuannya,” jelas asisten pelatih tim voli putri Solo, Ardhiansyah, saat dihubungi Solopos.com, Senin (2/4/2018).

Tim yang dibela Aji dan Dhani, Palembang Bank Sumsel Babel, memimpin klasemen sementara final four pertama yang diselenggarakan di GOR Ken Arok Malang, Jumat (30/3/2018) hingga Minggu (1/4/2018). Wakil Kota Pempek ini menjaga peluang menjuarai Proliga 2018.

Paga laga terakhir, babak final four pertama, mereka berhasil menaklukkan pesaing utamanya, Jakarta Pertamina Energi, dengan skor 3-2 (21-25, 24-26, 25-18, 25-17, 20-18) di GOR Ken Arok Malang, Jawa Timur, Minggu petang. Bagi Pertamina, kekalahan ini merupakan yang pertama di babak empat besar, namun kedua tim masih mempunyai peluang yang sama di final four kedua di Solo.

Sementara itu, tim putri Jakarta Pertamina Energi memimpin klasemen sementara final four pertama. Tim asuhan M. Ansori ini belum terkalahkan di final four pertama. Dari tiga laga yang dijalani, tim putri Jakarta Pertamina Energi meraih Sembilan poin. Nandita Ayu Salsabila dkk. hanya butuh satu kemenangan di final four kedua untuk bisa tampil di partai puncak atau grand final yang bakal diselenggarakan di GOR Among Rogo Jogja pada 15 April mendatang.

“Aji dan Dhani masih ada peluang masuk final. Tapi, untuk Agrafida Desy berat,” jelas Ardhiansyah.