Moto GP 2018: Marquez Dihujat Habis-Habisan

Marc Marquez (Reuters/Marcos Brindicci)
09 April 2018 18:25 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Solopos.com, SOLO – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mendapat banyak hujatan dari sejumlah pihak akibat kesalahan-kesalahannya di GP Argentina, Senin (9/4/2018) dini hari WIB. Bahkan riuhnya topik mengenai Marquez mengalahkan pembicaraan tentang Cal Crutchlow yang menjuarai lomba.

Marquez memang melakukan sejumlah kesalahan di GP Argentina yang membuatnya mendapat hukuman. Kesalahan pertama dibuat sebelum lomba dimulai. Saat itu, mesin motor Marquez mati jelang start. Harusnya, Marquez memulai balapan dari pitline, namun dia tak menuruti race director dengan tetap memulai balapan dari garis start. Dia kemudian dihukum dengan penalti ride through.

Saat memasuki balapan, Marquez yang menunjukkan balapan agresif menyenggol Aleix Espagaro pada putaran kesembilan. Keduanya nyaris terjatuh tapi tetap bisa melaju. Namun, Marquez tetap dianggap bersalah dan mendapat hukuman turun satu posisi di putaran berikutnya.

Nah, kesalahan yang paling menyita perhatian adalah saat Marquez menyenggol Valentino Rossi saat balapan menyisakan empat seri lagi. Saat itu, kedua pembalap memperebutkan posisi keenam. Marquez mencoba menyalip dari sisi dalam namun menyenggol Rossi kemudian.

Akibatnya, Rossi tersungkur dan Marquez bisa terus melaju. Rossi sendiri masih bisa melanjutkan balapan dan finis di posisi ke-19. Sementara Marquez mendapat hukuman penalti 30 detik akibat ulahnya terhadap Rossi. Dia pun akhirnya dinyatakan finis ke-18 akibat hukuman itu.

"Saya pikir sikap Marquez saat ini sudah kelewatan. Anda bisa memahami kalau rider membalap dengan penuh semangat. Tapi dia harus selalu menghormati rider lain. Marquez tidak menghormati pembalap lain hari ini, dia merasa dia ada sendirian di atas lintasan, dan karena itulah ada banyak peristiwa terjadi," cetus Direktur Tim Yamaha, Massimo Meregalli di Marca.

"Hari ini Marc melakukan hal-hal yang seharusnya tak dia lakukan, dia bertindak dengan buruk," timpal Andrea Dovizioso di GPOne.

Rossi yang menjadi korban Marquez juga kesal. "Sejak Jumat pagi dia melakukan hal serupa terhadap Mavercik Vinales, Andrea Dovizioso. Dia juga melakukannya kepada saya pada Sabtu pagi dan saat balapan ketika dia melewati empat pembalap. Dia melakukannya dengan sengaja," tutur Rossi seperti dikutip dari Autosport.

"Dia tahu dia tak akan mengalami crash, tapi lawan yang jatuh. Dia berharap kalian yang terjatuh. Jadi, kalau kalian mulai memainkan ini, kalian memasuki level yang sangat berbahaya," lanjutnya.