Ricky/Debby Mundur dari China Masters 2018

Pasangan ganda campuran Ricky Karanda Suwardi - Debby Susanto (Badmintonindonesia.org)
12 April 2018 00:25 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Solopos.com, JAKARTA – Pasangan ganda campuran Indonesia Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto dipastikan mundur dari ajang China Masters 2018. Hal ini diungkapkan pelatih mereka, Richard Mainaky.

Ricky/Debby terpaksa mundur demi persiapan yang matang untuk Kejuaraan Asia 2018. Pasangan tersebut memang akan dikirim untuk bertanding di sejumlah ajang mulai Osaka International Challenge, China Masters 2018, Kejuaraan Asia 2018, New Zealand Open 2018 dan Australia Open 2018. Namun dua turnamen pertama akhirnya harus dibatalkan.

"Persiapan mereka masih kurang, Ricky juga mengalami cedera di otot paha kanan. Tidak memungkinkan untuk mereka mengikuti semuanya," kata Richard seperti dikutip dari Badmintonindonesia.org, Rabu (11/4/2018).

Ricky/Debby tengah mengejar poin untuk mendongkrak rangking dunia mereka saat ini yang berada di peringkat 121 dunia. Absennya Ricky/Debby di Osaka dan China tak membawa pengaruh pada posisi peringkat dunia mereka untuk dapat mengikuti turnamen Indonesia dan Malaysia Open 2018.

Bicara soal Asian Games 2018, Richard mengatakan akan membuka kesempatan bagi semua pasangan untuk bersaing memperebutkan posisi sebagai ganda campuran kedua setelah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang ditarget medali emas.

"Pemerintah maunya bulu tangkis mengirim wakil terbaik dan unggulan, kalau dilihat dari rangking, di posisi kedua masih diisi Debby dan Praveen Jordan. Kalau status sudah unggulan, maka undiannya akan lebih enak, peluang untuk meraih medali lebih besar," kata Richard.

"Tetapi seandainya Praveen/Melati (Daeva Oktavianti), Ricky/Debby atau Hafiz (Faisal)/Gloria (Emanuelle Widjaja) bisa melesat bagus sekali dalam beberapa kejuaraan sebelum Asian Games, tidak menutup kemungkinan juga. Tetapi ya risiko pasangan baru, undiannya di babak awal bisa saja bertemu unggulan," tambahnya.