Formula 1 2018: Verstappen Harus Segera “Tobat”

Pembalap Red Bull Max Verstappen (Reuters/Aly Song)
17 April 2018 00:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, SHANGHAI — Max Verstappen diyakini tak akan membalap dengan serampangan lagi seusai mendapat hukuman karena menabrak Sebastian Vettel di GP Tiongkok, akhir pekan lalu. Akibat insiden tersebut, pembalap Red Bull itu harus diganjar penalti 10 detik saat balapan serta dua poin penalti yang bisa terakumulasi selama satu tahun.

Sejak GP Hungaria, Juli 2017, Verstappen telah mengumpulkan lima poin penalti. Dalam regulasi Formula 1 (F1), seorang pembalap otomatis tak boleh mengikuti satu balapan jika sudah menyentuh batas maksimal 12 poin dalam kurun satu tahun.

Tokopedia

Direktur Balap F1 FIA, Charlie Whiting, memperkirakan Verstappen bakal lebih berhati-hati setelah rangkaian sanksi yang diterimanya. “Mungkin ada yang mengkritisi, tapi itulah gunanya sistem poin penalti. Sistem ini diterapkan agar pembalap yang berulang kali melakukan pelanggaran sadar akan kesalahannya,” ujar Whiting seperti dilansir Motorsport, Senin (16/4/2018).

Poin penalti Verstappen baru akan hangus setelah gelaran GP Hungaria, Juli 2018. Sebelum race tersebut, pembalap muda asal Belanda itu harus “main bersih” jika tak ingin poin penaltinya menembus 12 angka. Catatan penalti Verstappen dimulai di GP Hungaria tahun lalu saat dia menabrak rekan setim, Daniel Ricciardo, pada lap pembuka balapan.

Sementara satu poin penalti yang lain dia terima di GP Amerika Serikat 2017. Saat itu Verstappen terkena hukuman kontroversial setelah dianggap menyalip Kimi Raikkonen dari luar lintasan pada putaran terakhir.

Akhir pekan lalu Verstappen kembali membuat gara-gara setelah menyundul Vettel hingga melintir saat balapan tinggal menyisakan 13 putaran. Dia pun diganjar dua poin penalti yang menjadi penalti pertamanya musim ini.