2.500 Pesilat Bakal Pamer Jurus di CFD Solo

Ilustrasi silat (Solopos/Whisnupaksa)
05 Mei 2018 00:25 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Solopos.com, SOLO — Sekitar 2.500 pesilat dari 20 perguruan di Kota Solo bakal mengikuti Apel Akbar dan Kirab Budaya di kawasan Stadion Sriwedari dan arena car free day (CFD) pada Minggu (6/5/2018). Kegiatan itu diselenggarakan dalam rangka menyongsong hari ulang tahun (HUT) ke-70 Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

“Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Pengkot IPSI Solo, Pemkot Solo, Polresta Solo dan Kodim 0735/Solo,” jelas ketua panitia Burhan Pagar Nusa Ababil kepada Solopos.com, Kamis (3/5/2018).

Apel akbar diselenggarakan di Stadion Sriwedari, sementara kirab budaya diselenggarakan di sepanjang Jl. Slamet Riyadi, saat berlangsungnya CFD. Dalam apel akbar itu, para pesilat akan menampilkan jurus kolosal. Selain itu, para pesilat akan berikrar damai di bawah pimpinan Ketua IPSI Solo, Kalono.

Kirab budaya mengambil start di Stadion Sriwedari dan finis di Balai Kota Solo. Selama kirab berlangsung, para pesilat akan menampilkan keindahan jurus dan berbagai seni pencak silat yang bisa disaksikan oleh warga Solo yang berada di arena CFD.

“Melalui kirab budaya ini, kami ingin menunjukkan bahwa pencak silat merupakan budaya asli Indonesia. Pencak silat adalah seni bela diri yang indah, santun, serta jauh dari kesan keras dan kasar,” papar Burhan.

Burhan menilai pencak silat merupakan warisan budaya bangsa Indonesia. Sebelum Indonesia merdeka, pencak silat dijadikan sebagai ilmu bela diri yang diandalkan untuk mengusir penjajah. Pencak silat juga dinilainya sebagai olahraga beladiri yang banyak mengandung nilai-nilai seni tradisional milik bangsa Indonesia.

“Pencak silat memberikan sumbangan dalam pembangunan manusia Indonesia, khususnya pembangunan karakter bangsa,” bebernya.

Tokopedia