GP Spanyol Jadi Seri Krusial Tim Yamaha

Valentino Rossi (Twitter/ValeYellow46)
05 Mei 2018 05:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, JEREZ — Ajang GP Spanyol di Sirkuit Jerez diyakini bakal menjadi seri krusial bagi tim Yamaha. Seri keempat Moto GP 2018 tersebut bakal menakar kemampuan bersaing YZR-M1 yang sesungguhnya, apakah positif atau negatif.

Yamaha tiba di Jerez dengan catatan tak bisa dibilang bagus. Valentino Rossi baru sekali naik podium yakni saat finis ketiga di Qatar. Dua seri berikutnya dia finis di posisi 19 dan keempat. Maverick Vinales pun tak lebih baik karena baru sekali naik podium yakni di GP Austin. Di GP Qatar dan GP Argentina, dia harus puas berada di posisi keenam dan kelima.

Namun catatan ini disebut Rossi belum bisa dijadikan tolok ukur untuk sisa musim nanti. Dia menilai segala sesuatunya bisa berubah saat masuk seri Eropa, yang dimulai di Jerez akhir pekan ini.

Musim lalu bisa diambil sebagai contoh. Kala itu Yamaha datang ke Jerez dengan percaya diri. Rossi naik podium tiga di Qatar, disusul podium dua secara beruntun di Argentina dan Austin.

Sementara Vinales memenangi dua seri pertama, yakni Qatar dan Argentina meski kemudian gagal finis di Austin. Namun di Jerez situasi sebenarnya terlihat: Yamaha keteteran di sana. Rossi finis ke-10 dan Vinales di urutan enam.

Setelah itu penampilan Rossi dan Vinales inkonsisten. Diketahui kemudian YZR-M1 mengalami masalah understeer dan penggerusan ban yang amat tinggi. “Tahun lalu kami tiba di sini dengan optimistis, kami berpikir bisa memenangi kejuaraan. Namun ternyata itu jadi akhir pekan terburuk dalam musim,” ungkap Rossi dilansir GP One, Jumat (4/5/2018).

Mimpi buruk tim Garpu Tala di Jerez bisa saja terulang jika melihat hasil latihan bebas I, Jumat. Di sesi itu, Rossi hanya berada di posisi keenam sedangkan Vinales harus puas di peringkat 10. Andrea Dovizioso menjadi pembalap tercepat di sesi itu, unggul 0,007 detik dari Marc Marquez  di posisi kedua.