Rossi Mulai Frustrasi dengan Motor Yamaha

Valentino Rossi (Twitter/ValeYellow46)
07 Mei 2018 22:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, JEREZ — Mungkin hanya pemecahan rekor lap terbanyak sepanjang masa yang bisa dibanggakan Valentino Rossi pada race di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (6/5/2018) malam WIB. Selebihnya, performa pembalap senior itu jauh dari kata memuaskan di seri keempat Moto GP tersebut.

Rider Yamaha ini terpisah dari rombongan terdepan sejak awal balapan. Jika tak ada insiden tabrakan yang melibatkan Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso dan Dani Pedrosa, bukan tak mungkin Rossi akan kesulitan menembus posisi lima besar seperti race lalu. Meski gagal mengeluarkan performa ideal, capaiannya masih lebih baik ketimbang rekan setim, Maverick Vinales, yang finis di urutan delapan.

Ramadan Ekstra - Promo Belanja Kebutuhan Lebaran 2018 - Tokopedia

Rossi pun menunjuk motor YZR-M1 sebagai kambing hitam atas penurunan performanya musim ini. Akhir pekan lalu, motornya tampak kesulitan menemukan grip di Sirkuit Jerez yang baru saja diaspal ulang.

“Ini lebih buruk dari yang saya perkirakan, saya berharap dapat hasil yang sedikit lebih baik. Di sisi lain saya gembira dengan hasil ini [posisi lima] karena saya telah mencoba yang terbaik dan mencoba tidak melewatkan apapun karena ini adalah balapan yang sulit,” ujar Rossi seperti dilansir Tuttomotoriweb, Senin (7/5/2018).

Kegagalan Yamaha bersaing dengan barisan terdepan membuat Rossi  mulai kehabisan kesabaran. The Doctor menyuarakan kekesalannya lantaran Yamaha dianggap lambat memberikan respons atas permintaan perbaikan. “Saya sudah mengatakan sejak lama. Masalahnya jelas, tapi kami terlihat lama bereaksi dan ini membuat saya frustrasi,” sambung juara dunia sembilan kali itu.

Meski demikian, Rossi tetap optimistis mampu memperbaiki performa di seri lanjutan di Sirkuit Le Mans, 20 Mei. Hasil positif dibutuhkan untuk mengerek posisinya yang sementara berada di peringkat enam klasemen.

Rossi mengantongi 40 poin dari empat race, tertinggal 30 poin dari pemuncak klasemen Marc Marquez. “Saya akan terus berusaha dan berharap. Jika kami bisa memecahkan masalahnya, kami bisa lebih kompetitif di Le Mans,” kata dia.