Menang di GP Italia, Lorenzo: Ini Seperti Mimpi

Jorge Lorenzo (Twitter/lorenzo99)
04 Juni 2018 00:20 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, MUGELLOJorge Lorenzo berulangkali menggeleng-gelengkan kepala seolah tak percaya saat berdiri di podium juara Moto GP Italia di Sirkuit Mugello, Minggu (3/6/2018) malam WIB. Start dari posisi kedua, Lorenzo melesat menjadi yang tercepat setelah salah satu rival beratnya, Marc Marquez, terjatuh di awal lomba.

Lorenzo pun menang lagi setelah kali terakhir meraihnya pada November 2016. Itu adalah balapan perpisahannya dengan Yamaha di GP Valencia 2016. Setelah bergabung dengan Ducati  tahun 2017, nasib buruk seperti sulit lepas dari pembalap berjuluk X-Fuera itu. Musim lalu Lorenzo gagal meraih satu pun kemenangan dan finis di peringkat tujuh klasemen akhir.

Musim keduanya bersama Ducati tahun ini pun seperti tak ada bedanya setelah dia hanya meraih 16 poin dalam lima seri awal Moto GP sebelum GP Italia. “Banyak orang bilang metodeku tidak tepat. Saya mengatakan bahwa saya hanya butuh perasaan lebih nyaman, menyimpan lebih banyak tenaga,” ujar Lorenzo seperti dilansir Motorsport, Minggu.

Kemenangan di Mugello bisa jadi menjadi titik balik bagi Lorenzo. Maklum, masa depannya bersama Ducati dalam tanda tanya besar setelah tim itu disebut telah memiliki pembalap pendamping Andrea Dovizioso untuk musim 2019. Namun Lorenzo tampaknya enggan memikirkan itu dan memilih menikmati kemenangan perdananya bersama Ducati.

“Saya berhasil mempertahankan kecepatan secara konstan, tidak ada yang mampu mengejarku. Ini seperti mimpi, menang bersama Ducati adalah layaknya mimpi,” kata dia.

Marquez yang gagal menambah poin karena hanya finis di urutan ke-16 tetap berada di puncak klasemen pembalap Moto GP. Namun, dia ditempel Valentino Rossi dengan selisih 23 poin di posisi kedua. Adapun runner up musim lalu, Andrea Dovizioso, kembali masuk dalam pacuan juara musim ini setelah meraih podium kedua. Dovi kini berada di peringkat empat klasemen, selisih enam poin dari Rossi dan 29 poin dari Marquez.

Rossi sendiri tak terlalu kecewa meski gagal menang di kandang sendiri. Meski start dari posisi satu, Rossi memang sempat hampir terlempar dari podium saat salip menyalip dengan Andrea Iannone. “Saya gembira karena ini balapan yang sangat sulit. Iannone memberi perlawanan hingga lap terakhir tapi saya bisa ngebut dengan maksimal,” ujarnya.