Moto GP 2018: Terjatuh di Italia, Marquez Salah Pilih Ban

Marc Marquez (Reuters/Alessandro Bianchi)
04 Juni 2018 14:55 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Solopos.com, MUGELLO - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, cuma mampu finis di posisi ke-16 pada seri keenam Moto GP 2018 di Italia. Kegagalan Marquez meraih hasil apik itu disebabkan dia salah memilih ban.

Dalam balapan yang dilangsungkan di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (3/6/2018) malam WIB, Marquez sebenarnya tampil kompetitif sejak awal. Dia mampu menyodok ke barisan terdepan setelah start dari posisi keenam. Namun, dia terjatuh pada putaran kelima saat berada di posisi kedua.

Marquez memang bisa kembali ke lintasan setelah terjatuh. Namun, dia tak mampu merangkak ke barisan terdepan dan akhirnya finis di posisi ke-16. Terkait terjatuhnya dia, Marquez mengaku salah memilih ban. Dia mengganti ban depan dengan slick-hard karena merasa ban medium tak mungkin mampu untuk menuntaskan balapan di Moto GP Italia.

"Kami banyak mencoba melakukan perubahan pada motor selama akhir pekan ini, untuk mencoba bekerja lebih baik dengan ban depan," tutur Marquez seperti dilansir Autosport, Senin (4/6/2018).

"Dengan medium [yang biasa dipakai] bagi saya tidak mungkin menyelesaikan balapan. Lalu saya berusaha mengaturnya dengan bagian depan yang lebih keras, tapi di tikungan 10, saya kalah di bagian depan. Saya hampir jatuh mungkin 10 kali," sambungnya.

Balapan ini adalah balapan yang harus kami lupakan, karena seperti saya katakan, ketersediaan ban sangat spesial bagi kami. Ini bukan alasan karena bagi semua orang mempunyai masalah yang sama, tapi itu adalah sesuatu yang perlu Anda tahu, dengan Honda, gaya berkendara kami, kami bahkan lebih stres," tutup sang juara bertahan Moto GP.