Menanti Kiprah Duet Juara Dunia di Repsol Honda

Jorge Lorenzo dan Marc Marquez (Instagram/motogp)
06 Juni 2018 21:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, SAITAMA — Repsol Honda membuat keputusan mengejutkan dengan memilih Jorge Lorenzo sebagai pendamping Marc Marquez pada musim 2019 dan 2020. Duo tersebut tentu amat menjanjikan karena keduanya adalah langganan juara dunia. Jika digabungkan, Lorenzo dan Marquez memiliki 11 titel juara dunia.

Honda memang langsung bergerak cepat setelah mengumumkan tak memperpanjang kontrak Dani Pedrosa musim depan. Banyak yang terkejut Honda akhirnya menjatuhkan pilihan pada Lorenzo yang kini membela tim Ducati. Sebab pabrikan asal Saitama, Jepang, itu lebih dulu dikaitkan dengan pembalap Tech 3 Yamaha, Johann Zarco. Namun Zarco lebih memilih bergabung dengan KTM.

Menunggangi Honda sebenarnya bukan pengalaman baru bagi Lorenzo. Dia pernah merasakannya tahun 2005 saat berlaga di kelas 250cc. Musim pertamanya di kelas intermediate, dia menutupnya dengan peringkat kelima klasemen akhir.

Lorenzo pun melesat di kelas premier saat bergabung dengan Yamaha sejak 2008. Bersama tim Garpu Tala, dia sukses merengkuh titel juara dunia pada 2010, 2012 dan 2015. Gelarnya hanya selisih satu dari pembalap utama Honda, Marc Marquez, yang meraih titel pada 2013, 2014, 2016 dan 2017.

Jika ditotal sejak masih di kelas 125 cc/Moto3, Marquez dan Lorenzo mengoleksi 11 titel juara dunia. Jumlah kemenangan mereka ada 130, sementara naik podium total sebanyak 255 kali. “Dua juara hebat dengan bakat hebat dan harapan besar yang akan membuat tim lebih kuat, serta berkontribusi pada pengembangan HRC,” demikian pernyataan resmi Honda.

Lantas seberapa besar adaptasi yang harus dilakukan oleh Lorenzo kalau nantinya pindah ke Honda? Apakah rider berjuluk X-Fuera itu akan kesulitan seperti saat beradapasi dengan Ducati dua musim terakhir? Casey Stoner, pembalap yang pernah menunggangi Ducati dan Honda memberikan analisisnya.

“Pada satu titik [motor Ducati] memang sedikit lebih sulit, tapi di area-area lain terasa lebih stabil dan membuat Anda lebih percaya diri. Selalu ada keunggulan dan kelemahan masing-masing motor, Anda cuma harus meminimalisir kelemahannya dan memaksimalkan keunggulan motor,” ujar Stoner dilansir Crash.

Sementara itu, Ducati resmi menunjuk Danilo Petrucci sebagai pengganti Lorenzo. Dilansir Autosport, pembalap Italia itu sudah menyepakati kontrak hingga 2019 untuk mendampingi Andrea Dovizioso.