Prancis Open 2018: Djokovic Terhenti di Perempatfinal

Novak Djokovic (Reuters/Benoit Tessier)
07 Juni 2018 06:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, PARIS — Novak Djokovic sepertinya benar-benar kesulitan kembali ke performa terbaik setelah menderita cedera siku sepanjang tahun lalu. Di Prancis Open 2018, Djokovic harus terhenti di babak perempatfinal setelah dikalahkan petenis nonunggulan asal Italia, Marco Cecchinato.

Djokovic takluk dalam duel sengit empat set 3-6, 6-7, 6-1, 6-7 di Philippe Chartrier, Selasa (5/6/2018) malam WIB. Ini adalah kegagalan kedelapan Djokovic dalam kampanyenya tahun ini setelah sembuh dari cedera. Dari semua turnamen yang diikuti pada 2018, tak ada satupun gelar menghampiri petenis asal Serbia itu.

Dia bahkan beberapa kali gugur di partai-partai awal seperti di turnamen Indian Wells, Miami Open, Barcelona Open dan Madrid Open. Pencapaian terbaik Djokovic terjadi di turnamen BNL d’Italia saat mampu menembus babak semifinal, pertengahan Mei. Dia urung tampil di babak pamungkas setelah dikandaskan Rafael Nadal dua set langsung.

Performa Djokovic yang jauh dari ideal ini membuat kepesertaannya di ajang Wimbledon dalam tanda tanya. Sang petenis pun belum dapat memastikan apakah akan berpartisipasi di turnamen lapangan rumput itu. Djokovic sendiri pernah tiga kali menjuarai ajang Wimbledon yakni pada tahun 2011, 2014 dan 2015.

“Saya tidak tahu apakah saya akan bermain [di Wimbledon ]. Maaf, saya tidak bisa memberi Anda jawaban,” ujar Djoker saat didesak jurnalis mengenai peluangnya tampil di Wimbledon, dilansir Reuters.

Djokovic datang ke Paris dengan peringkat terburuknya sejak 2006, 22, setelah masa-masa beratnya dengan cedera siku tahun lalu. Saat melawan Cecchinato, Djokovic yang mengalami keluhan di bagian leher bahkan harus kehilangan dua set awal.

Namun Djokovic menolak menjadikan problem fisik sebagai alasan atas kekalahannya. “Dia bermain luar biasa dan layak mendapat kredit,” puji Djokovic yang memenangi Prancis Open 2016.

Kemenangan Cecchinato pun melahirkan sejarah tersendiri bagi Italia. Petenis 25 tahun ini menjadi Italiano pertama yang mampu menembus semifinal turnamen tenis akbar. Kali terakhir Corrado Barazzuti melakukannya pada French Open 1078.

Di babak selanjutnya, Cecchinato akan menghadapi petenis Austria, Dominic Thiem, untuk memperebutkan satu tiket ke babak final. “Anda yakin saya tidak sedang bermimpi?,” ucap Cecchinato yang sempat mendapat larangan bermain karena pengaturan skor pada 2016.