Tren Pemutusan Kontrak Dini di Moto GP, Rossi Lontarkan Kritik

Valentino Rossi (Twitter/ValeYellow46)
08 Juni 2018 06:25 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Solopos.com, ROMA - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengkritik kebijakan pemutusan kontrak para pembalap Moto GP yang dilakukan terlalu dini. Meski baru memasuki enam seri balapan pada 2018, sejumlah pembalap sudah merampungkan kepindahannya ke tim lain.

Terakhir, Jorge Lorenzo membuat kejutan dengan mengikat kontrak berdurasi dua tahun bersama pabrikan Honda. Sedangkan Andrea Iannone bakal meninggalkan Suzuki akhir musim ini. Sebelumnya ada Dani Pedrosa yang diputus kontraknya oleh Honda. Menurut Rossi, tim-tim Moto GP sebaiknya tidak terburu-buru untuk memutuskan line-up mereka pada musim berikutnya.

“Itu sebuah kesalahan. Bahwa mereka harus memutuskan kontrak sedini mungkin. Situasi Iannone, Lorenzo dan lainnya membuktikan bahwa semuanya mungkin diputuskan setelah tiga seri balapan pertama. Bagi saya, itu terlalu tergesa-gesa," kata Rossi seperti dilansir Autosport.com, Kamis (7/6/2018).

"Saya memang sudah menandatangani kontrak sebelum awal musim, tetapi saya pikir keputusan saya sedikit berbeda, mengingat saya memutuskan untuk tetap bersama Yamaha guna melanjutkan balapan selama dua tahun lagi,” sambungnya.

Rossi juga menilai langkah Lorenzo dan Iannone yang memutuskan kontrak lebih dini bakal menempatkan timnya saat ini dalam kesulitan. “Lorenzo dan Iannone, ketika mereka menyadari dalam bahaya, mulai menjadi kuat [dengan keputusan pindah tim]. Dan karena itu mulai menempatkan tim mereka dalam sedikit kesulitan,” paparnya.

“Akan menyenangkan untuk berbicara tentang tahun [berikutnya] di akhir paruh musim. Tapi saya menyadari itu adalah hal yang sulit untuk dikendalikan,” tandas Rossi.

Saat ini hanya tersisa dua kursi di musim balapan 2019 yang masih dibuka yakni Suzuki dan Aprilia. Bintang Moto2, Joan Mir, diklaim segera mengisi salah satu slot, sementara Iannone merupakan pengganti Scott Redding. Danilo Petrucci bakal menggantikan Lorenzo di Ducati dengan durasi kontrak satu tahun.