Moto GP 2018: Marquez Samai Rekor Stoner

Marc Marquez (Reuters/Yves Herman)
02 Juli 2018 10:30 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Solopos.com, AMSTERDAM — Pembalap Repsol Honda Marc Marquez berhasil menjuarai Moto GP Belanda 2018 di Sirkuit Assen, Minggu (1/7/2018). Marquez telah menyamai rekor 69 podium di kelas premier yang dipegang Casey Stoner.

Persaingan sengit terjadi sejak awal balapan. Marc Marquez  yang memulai dari posisi terdepan sempat mendominasi di lap pertama, namun berhasil disalip Jorge Lorenzo yang start di posisi 10. Lima pembalap sempat bergantian mengisi posisi terdepan. Selain Marquez dan Lorenzo, Valentino Rossi, Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales juga sempat memimpin balapan. Rossi tak mampu tampil konsisten dan terus melorot.

Saat Lorenzo tetap memimpin balapan, Rossi justru melorot ke posisi empat pada lap keenam. Dia kemudian disalip Marquez dan Dovizioso. Posisi The Doctor pun makin melorot ketika berhasil disalip rekan sekompatriotnya, Rins. Valentino Rossi akhirnya tercecer di posisi kelima.

Performa Rins layak diacungi jempol. Pada lap kedelapan, pembalap Suzuki itu mampu menyalip Dovizioso yang menempati posisi ketiga. Alex Rins dan Maverick Vinales akhirnya melengkapi podium Moto GP Belanda dengan finis di urutan kedua dan ketiga.

The Baby Alien sendiri baru dapat mengamankan posisi pertama pada lap-lap akhir. Marquez menyelesaikan balapan yang berlangsung di 26 lap ini dengan catatan waktu 41 menit 13,863 detik. Marques unggul 2,269 detik atas Rins. Sementara Vinales membukukan catatan waktu yang terpaut 2,308 detik dari Marquez. Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, menyelesaikan balapan di posisi keempat. Dia unggul atas Valentino Rossi, Cal Crutchlow dan rekan setimnya, Jorge Lorenzo.

“Selama latihan, saya sangat nyaman. Saya memiliki ritme yang bagus tapi saya sudah menduga sebelum balapan di sini akan sulit untuk membuka jarak karena angin sangat kuat. Semua pembalap mencari slipstream lebih mudah,” kata Marquez usai balapan seperti dilansir Motorsport.com.

“Di sana kemudian saya memutuskan menunggu tapi dalam transisi itu ada pertarungan besar. Maksud saya, bertarung dengan semua orang. Saya pikir semua orang mendapat kontak dengan semua orang. Itu seperti Moto3, tapi pada akhirnya saya coba untuk menekan dan saya coba mengelola ban. Pada empat lap terakhir saya memberikan segalanya untuk membuka jarak yang kecil itu hingga akhirnya memberikan saya 25 poin,” tambah Marquez. 

Tokopedia