Realisitis! PBSI Cuma Targetkan 1 Gelar di Indonesia Open 2018

Susy Susanti (Badmintonindonesia.org)
03 Juli 2018 15:30 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Solopos.com, JAKARTA - PBSI memilih realistis untuk ajang Indonesia Open 2018. Mereka cuma menargetkan satu gelar juara di ajang tersebut. Padahal, Indonesia merupakan tuan rumah yang tentu akan mendapatkan banyak dukungan di kandang sendiri.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti. Susy menganggap Indonesia Open 2018 target satu gelar juara adalah realistis mengingat ini adalah turnamen level teratas dalam rangkaian seri BWF World Tour. Selain itu, Susy juga menyebutkan bahwa persaingan bulu tangkis antarnegara semakin ketat.

Popularitas bulu tangkis yang meroket membuat banyak negara-negara yang menjadi pendatang baru bisa banyak bicara, seperti Spanyol dan Rusia. Spanyol mampu melahirkan Carolina Marin yang mampu meraih gelar Juara Dunia dua kali (2014 dan 2015) serta puncaknya medali emas tunggal putri di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Sementara Rusia punya ganda Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov yang meraih All England 2016.

"Saya bicara realistis, tidak bicara janji-janji muluk. Karena janji adalah janji. Yang realistis memang satu, yang rangking satu dunia kan cuma satu, ganda putra. Ada kans juga di ganda campuran," terang Susy seperti dikutip dari Badmintonindonesia.org, Selasa (3/7/2018).

"Kalau saya bilang target lima gelar, ini terlalu di awang-awang, namanya mimpi. Karena peta kekuatan bulu tangkis kini merata. Sekarang saya tanya, apakah China berani memasang target lima gelar? atau tiga deh? Tidak ada yang berani, bahkan negara-negara yang kuat sekalipun."

"Kalau ngomong saja, asal ngomong ya saya juga bisa bilang lima gelar, tapi pertanggungjawabannya seperti apa?" tandas Susy.