Wimbledon 2018: Sloane Stephens Tak Kunjung Konsisten

Sloane Stephens (Reuters/Peter Nicholls)
04 Juli 2018 11:30 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, LONDON - Tahun lalu Sloane Stephens adalah fenomena. Setelah 11 bulan bergelut dengan cedera, petenis Amerika Serikat itu mencengangkan dunia seusai mengangkat trofi juara US Open 2017. Petenis 24 tahun itu secara meyakinkan menang 6-3, 6-0 atas Madison Keys di New York, September tahun lalu. Trofi tersebut diraih setelah bangkit dari kekalahan di babak pertama turnamen Wimbledon 2017.

Setelah periode itu, performa Stephens masih naik turun. Sempat tersingkir dari babak pertama Australian Open 2018 setelah ditekuk petenis Tiongkok nonunggulan, Shuai Zhang, Stephens kembali melesat setelah menjuarai Miami Open 2018 dan menjadi finalis French Open 2018. Bekal tersebut membuat Stephens cukup optimistis menatap turnamen akbar Wimbledon 2018.

Faktanya, penyakit inkonsisten kembali menjangkiti petenis kelahiran Florida ini. Alih-alih berprestasi, unggulan keempat di Wimbledon itu justru dipermalukan petenis nonunggulan asal Kroasia, Donna Vekic, 1-6, 3-6, di babak pertama turnamen, Selasa (3/7/2018) dini hari WIB. Pukulan keras dan agresivitas Vekic ternyata sukses membuat Stephens keteteran. Ini menjadi kemenangan pertama pemain ranking 55 dunia itu atas petenis lima besar.

Tersingkirnya Stephens seperti menjadi antiklimaks atas usahanya mempersiapkan diri dengan ekstra keras untuk turnamen Wimbledon. Dia mengaku menambah porsi latihan yang tak pernah dilakukan sebelumnya di ajang lain, bahkan saat menjuarai US Open. Keberhasilan menjadi finalis di Roland Garros turut menambah motivasinya di turnamen grand slam tertua itu.

“Namun yah, hari ini saya tidak beruntung. Saya melawan pemain yang bagus di lapangan rumput. Sangat berat,” ujarnya seperti dilansir New York Times.

Tak hanya Stephens, Elina Svitolina juga menjadi unggulan yang harus terguling di babak pertama Wimbledon. Petenis peringkat lima dunia asal Ukraina itu disikut petenis nonunggulan asal Jerman, Tatjana Maria, dengan skor 7-6, 4-6, 1-6. Finalis Wimbledon tahun lalu, Venus Williams, juga harus bertarung tiga set untuk mengandaskan perlawanan petenis Swedia, Johanna Larsson, 6-7, 6-2, 6-1. Chrisna Chanis Cara

Tokopedia