Asian Games 2018, Deddy Corbuzier: Kotanya Bagus Atletnya Kurang Gizi

Deddy Corbuzier berbincang dengan atlet Indonesia (Instagram/mastercorbuzier)
16 Juli 2018 17:10 WIB Chelin Indra Sushmita Sport Share :

Solopos.com, SOLO – Pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018, yang digelar di Indonesia semakin dekat. Berbagai persiapan terkait penyelenggaraan acara tersebut terus dilakukan. Salah satu yang paling digenjot adalah perbaikan fasilitas untuk menunjang perhelatan akbar tersebut.

Tapi, perhatian terhadap fasilitas penunjang itu rupanya berbanding terbalik dengan kondisi para atlet Indonesia. Deddy Corbuzier yang berkesempatan memberikan motivasi langsung kepada sejumlah atlet merasa prihatin. Dia sangat sedih melihat kurangnya persiapan para atlet Indonesia yang bakal berlaga di ajang Asian Games 2018, Agustus mendatang.

Tokopedia

Keprihatinan selebritas papan atas Indonesia itu disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, @mastercorbuzier, Senin (16/7/2018). Dia menjelaskan persiapan atlet Indonesia tertinggal jauh dengan negara lain. Menurutnya, pemerintah kurang memberikan perhatian kepada para atlet dan lebih fokus terhadap perbaikan fasilitas.

"Miris-miris. Mereka adalah atlet Asian Games Indonesia. Saya meluangkan waktu untuk melihat, berbicara, dan memberikan motivasi langsung kepada mereka. Saya senang sekaligus sedih. Mereka kurang peralatan dibanding negara lain. Kurang modal untuk penunjang stamina. Kurang semuanya. Sama seperti pelari kita Zohri yang sepatu saja dulu tidak ada. Gitu kok ngarep menang. Satu-satunya yang membuat mereka bisa menang ya mereka sendiri, karena tidak ada satu pun yang peduli," tegas Deddy Corbuzier.

Kenyataan pahit tentang kondisi atlet Indonesia yang bakal unjuk gigi di Asian Games 2018 membuat Deddy Corbuzier sangat prihatin. Dia menyindir pihak terkait untuk lebih memperhatikan kondisi para atlet itu.

"Berapa biaya untuk memperbaiki lapangan dan jalan di Jakarta untuk persiapan Asian Games? Lucu, ketika negara lain berkunjung, wah kotanya bagus, atletnya kurang gizi?" tutup Deddy Corbuzier.

Pernyataan Deddy Corbuzier mendapatkan dukungan dari warganet. Mereka meminta pemerintah lebih memperhatikan kondisi para atlet yang maju di ajang Asian Games 2018. Sementara beberapa netizen lainnya menyindir kurangnya perhatian pemerintah terhadap para atlet telah terjadi sejak lama.

"Ini yang selalu bikin miris. Mereka cuma dihargai kalau menang. Itupun hanya sekejap," komentar @thyasinaga8.

"Motivasi mereka hanya satu, yaitu mengharumkan nama Indonesia walaupun tidak didukung fasilitas. Saya salut sama atlet kita. Semoga mereka mendapatkan emas dan pemerintah sadar untuk mendukung fasilitas. Dan kalau tidak mendapat emas saya berharap tidak di-bully oleh masyarakat sendiri," imbuh @bayoeveri.

"Betul yang Anda katakan. Kalau bisa atlet yang pernah mengharumkan nama baik Indonesia belum tentu sekarang keadaannya diperhatikan sama pemerintah. Aku khawatir sama Zohri yang sekarang dia dibanggakan. Tapi, 10 tahun kemudian pasti dia enggak diperhatikan sama pemerintah kayak sekarang," imbuh @ejellyfis.