Tragis, Stadion untuk Asian Games 2018 Dirusak Suporter

Jumlah kursi berserakan dipinggir lapangan seusai dilempar oleh oknum suporter Sriwijaya FC pada pertandingan Gojek Liga 1 antara Sriwijaya FC melawan Arema FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (21/7 - 2018). (Antara/Nova Wahyudi)
22 Juli 2018 13:00 WIB Newswire Sport Share :

Solopos.com, PALEMBANG – Suporter Sriwijaya FC melempar kursi penonton di pinggir lapangan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang saat pertandingan tim melawan Arema FC, Sabtu (21/7/2018) sore.

Sebagaimana diberitakan Antara, Sabtu, aksi puluhan suporter tersebut terjadi sesaat setelah gol ketiga tercipta pada babak kedua oleh Arema sehingga mengubah kedudukan menjadi 0-3 bagi kekalahan tim tuan rumah pada menit ke-76.

Tokopedia

Suporter yang memadati tribun utara melepas kursi penonton berwarna kuning kemudian melempar ke lapangan lintasan sintetis atletik.

Aksi anarki tersebut telah diperingatkan oleh panitia pertandingan melalui pengeras suara. Namun, bukannya berhenti, aksi pun semakin menjadi-jadi. Larangan puluhan petugas yang berada di pinggir lapangan diabaikan saja oleh massa. Petugas kepolisian pun membuat barikade di depan tribun utara. Tak lama kemudian, memasang tangga untuk memobilisasi petugas ke tribun. Upaya ini cukup membuahkan hasil, karena gerombolan suporter itu lari kocar-kacir menyelamatkan diri.

Lalu petugas mengamankan seorang penonton yang kedapatan tangan melakukan aksi pelemparan kursi. Sesaat setelah itu, giliran suporter Ultras Palembang yang berulah. Kelompok suporter yang berada di tribun timur melepaskan beberapa kali petasan yang dipastikan akan berimbas denda bagi klub.

Pengawas PT Jakabaring Sport City (JSC) Rusli Nawi, terkait kejadian ini mengatakan, sebanyak 335 kursi yang berada di tribun Utara dan Selatan dirusak oleh para suporter Sriwijaya FC, dengan perincian 231 kursi yang rusak di tribun utara dan 104 kursi di tribun selatan.

"Kami kecewa atas ulah suporter dengan merusak kursi stadion, karena kita ini akan Asian Games 2018. Semua kursi penonton itu mengalami rusak berat. Jelas ini terjadi perusakan aset, sayang sekali apalagi kursi ini diimpor dari luar negeri," kata Rusli.

Rusli melanjutkan, dengan adanya kerusakan tersebut mereka akan berkoordinasi bersama pihak pemborong untuk memperbaiki fasilitas yang rusak. "Ini kursinya tidak ada dijual di Indonesia, semuanya dipesan dari luar. Ketakutan kami jika ada yang rusak parah itu sulit untuk membelinya, karena butuh proses yang lama sementara Asian Games tinggal beberapa hari lagi," jelas Rusli.

Atas kejadian tersebut, PT JSC akan membuat laporan ke Polresta Palembang, agar dalang dari kerusakan bisa ditangkap dan diproses hukum.

“Ini murni kriminal yang merusak fasilitas negara, besok kami akan lapor ke polisi," kata dia.

Stadion GSJ yang berada di Kompleks Olahraga Jakabaring Sport City akan diproyeksikan untuk pertandingan cabang olahraga sepak bola putri pada Asian Games, 18 Agustus-2 September 2018. Stadion yang berdiri sejak tahun 2004 ini sudah direnovasi untuk kebutuhan Asian Games, di antaranya perbaikan rumput dan kursi penonton.

Sumber : Antara