Harga Tiket Pembukaan Asian Games 2018, Termahal Rp5 Juta

Erick Thohir (Antara/Wahyu Putro)
03 Agustus 2018 23:25 WIB Newswire Sport Share :

Solopos.com, JAKARTA - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) telah mengungkapkan harga tiket pembukaan Asian Games 2018. Mengenai harga tiket ini, INASGOC mengklaim telah disesuaikan dengan daya beli masyarakat.

Untuk tiket pembukaan Asian Games 2018, panitia membanderol harga termurah dengan Rp750.000 sementara tiket termahal yakni Rp5 juta rupiah. Sedangkan untuk tiket pertandingan di Asian Games 2018 akan disesuaikan dengan cabang olahraga yang dimainkan.

"Dalam penentuan harga tiket itu kita bukan tebak-tebakan tetapi berdasarkan riset dan desain," kata Ketua INASGOC, Erick Thohir, seperti dikutip dari Antara, Jumat (3/8/2018).

"Tiket Syahrini saja Rp25 juta terjual habis. Jadi kita di bawahnya," imbuh Erick soal harga tiket pembukaan Asian Games 2018..

Erick mengungkapkan nominal harga tiket itu setelah menggelar rapat persiapan Asian Games 2018 bersama Wapres RI Jusuf Kalla dan sejumlah menteri di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Erick mengatakan INASGOC menggandeng suatu badan riset untuk mengadakan studi dalam menentukan harga tiket Asian Games 2018.

Mereka mengidentifikasi pertandingan-pertandingan apa saja yang bisa menarik banyak penonton dan yang sepi peminat. Selain itu, Erick mengatakan harga tiket Asian Games 2018 lebih murah jika dibanding harga tiket Asian Games dari dua negara tuan rumah sebelumnya, yaitu China dan Korea Selatan.

Perlu diketahui, saat China menjadi tuan rumah Asian Games 2018, harga pembukaannya mencapai Rp15 juta. Erick menyebut ada salah persepsi di kalangan masyarakat mengenai harga tiket. Banyak yang menganggap tiket pembukaan merupakan tiket pertandingan.

Padahal, INASGOC memasang harga tiket pertandingan di Asian Games 2018 dari 50 ribu rupiah hingga 600 ribu Rupiah. Selain itu pihak penyelenggara juga menggandeng sejumlah mitra untuk memberikan diskon harga tiket hingga 50-70 persen. INASGOC juga menyediakan 25 ribu tiket gratis untuk para pelajar, difabel dan orang tua.

"Jadi kita tidak mau menjadi seperti menara gading di tengah-tengah perayaan itu tetapi rakyatnya tak dilibatkan," kata Erick.

Sumber : Antara